Laporkan Masalah

Karakteristik dan potensi mataair untuk memenuhi kebutuhan domestik dan perikanan dikecamatan Polanharjo kabupaten Klaten

Khusnul Syarifah,

2015 | Skripsi |

Mataair memiliki karakteristik hidrologi khusus, sehingga tidak dapat ditemukan di semua wilayah. Daerah volkan memiliki potensi sumberdaya air dari mataair yang melimpah, seperti di kaki Gunungapi Merapi bagian tenggara di Kabupaten Klaten. Lokasi penelitian dibatasi daerah administrasi Kecamatan Polanharjo yang memiliki sumber mataair yang melimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dan kualitas mataair di Kecamatan Polanharjo, menghitung ketersediaan air dari mataair dan kebutuhan air untuk kebutuhan domestik dan perikanan, dan menganalisis imbangan air antara ketersediaan dengan kebutuhan air total dari mataair di Kecamatan Polanharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus untuk mengetahui karakteristik dan kualitas mataair yang ada di Kecamatan Polanharjo dan metode sampling untuk menentukan jumlah responden yang akan diwawancara. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan batasan responden adalah penduduk yang menggunakan sumber air dari mataair untuk kebutuhan air domestik dan responden petani ikan untuk kebutuhan air perikanan adalah yang mengelola budidaya ikan. Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, statistik parametrik, dan komparatif. Hasil penelitian diketahui bahwa pemunculan mataair akibat tenaga gravitasi berupa mataair depresi dan mataair artesis. Semua mataair ini bersifat perennial (mataair menahun) dengan kelas debit menurut Meinzer adalah kelas II (1 – 10 m3/detik) dan kelas III (0,1 – 1 m3/detik). Kualitas air mataair berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 termasuk dalam kelas satu dan dua dan golongan B berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 1990. Ketersediaan air total mataair sebesar 552.353.040 m3/tahun dengan kebutuhan air untuk domestik dan perikanan adalah 2.975.046 m3/tahun. Terdapat surplus potensi air mataair sebesar 549.377.994 m3/tahun yang masih dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk kebutuhan air yang lain.

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.