Kajian akurasi semantik dan geometrik Citra ALOS AVNIR-2 untuk pemetaan penutup lahan disebagian Daerah Istimewa Yogyakarta
Inneke K. Haryana,
2015 | Skripsi |Citra ALOS AVNIR-2 merupakan citra dengan resolusi spasial sebesar 10 meter dan memiliki potensi dalam proses perekaman kondisi penutup lahan di permukaan bumi. Kajian penutup lahan saat ini merupakan salah satu kajian yang penting. Informasi penutup lahan merupakan salah satu informasi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan perencanaan, pembangunan, dan pendidikan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui seberapa besar nilai akurasi yang dihasilkan dari pemetaan penutup lahan menggunakan Citra ALOS AVNIR- 2; 2) bagaimana interpretabilitas dan kedetilan objek penutup lahan dari Citra ALOS AVNIR-2; dan 3) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi interpretabilitas dan kedetilan objek penutup lahan dari Citra ALOS AVNIR-2. Proses klasifikasi dalam penelitian ini menggunakan dua jenis sistem klasifikasi yakni, klasifikasi secara visual dan klasifikasi secara digital (multispektral) dengan algoritma Maximum Likelihood. Algoritma klasifikasi digital tersebut dipilih karena secara teori merupakan klasifikasi yang memiliki pengolahan statistik paling baik. Dua jenis metode klasifikasi tersbeut digunakan dalam masing-masing level kelas Klasifikasi Malingreau yang berbeda. Hasil pemetaan tersebut kemudian diuji tingkat akuarsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses klasifikasi tanpa memperhitungakan level kelas klasifikasi yang digunakan akan menghasilkan tingkat akurasi yang paling baik contohnya seperti objek sawah irigasi dan permukiman. Kelas penutup lahan yang mampu dipetakan menggunakan Citra ALOS AVNIR-2 pada pemetaan multi level adalah 11 kelas dengan akurasi klasifikasi visual 88,57% dan klasifikasi digital 75,23%. Faktor-faktor yang mempengaruhi interpretabilitas objek adalah faktor topografi, luas objek, dan lokasi objek
Kata Kunci :