Pemanfaatan remitan tenaga kerja wanita untuk pendidikan anak didesa Jangkaran Kecamatan Temon kabupaten Kulonprogo
Faniza Widya Pangestu,
2015 | Skripsi |Migrasi internasional merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan terbatasnya lapangan pekerjaan, rendahnya ekonomi keluarga, serta rendahnya daya saing tenaga kerja. Berdasarkan data statistik Propinsi D.I.Yogyakarta dapat diketahui bahwa pelaku migrasi internasional didominasi oleh perempuan. Daya tarik yang membuat perempuan melakukan migrasi internasional adalah remitan. Remitan bagi keluarga migran dapat meningkatkan perekonomian namun pemanfaatannya cenderung konsumtif. Mengingat salah satu penyebab terjadinya migrasi internasional adalah rendahnya daya saing tenaga kerja maka perlu diketahui pemanfaatan remitan untuk pendidikan anak serta persepsi keluarga dalam memanfaatkannya. Pendidikan menjadi penting karena sebagai modal untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Penelitian ini dilakukan di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo dengan menggunakan metode kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dari hasil wawancara dan observasi. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui pemanfaatan remitan TKW yang digunakan untuk pendidikan anak, 2) menganalisis persepsi keluarga TKW dalam memanfaatkan remitan untuk pendidikan tinggi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remitan migran perempuan mampu mencukupi seluruh kebutuhan pendidikan formal anak dan kebutuhan fasilitas pendukung pndidikan anak dengan jumlah yang besar. Keluarga migran perempuanpun memiliki persepsi yang baik mengenai pemanfaatan remitan untuk pendidikan tingi anak. Meskipun persepsi mereka baik tetapi tidak ada wujud dari bentuk persepsi tersebut khususnya untuk pendidikan tinggi anak. Tidak adanya wujud tersebut dipengaruhi oleh faktor dari dalam keluarga migran perempuan dan faktor dari tingkat pendidikan di lingkungan keluarga migran.
Kata Kunci :