Analisis perkembangan ekonomi wilayah dikabupaten Bantul
Sumartini,
2015 | Skripsi |Pembangunan ekonomi daerah dilaksanakan sesuai dengan potensi dan masalah di tiap-tiap daerah. Pembangunan ekonomi daerah dalam kurun waktu tertentu menciptakan perkembangan ekonomi wilayah. Kabupaten Bantul dipilih sebagai lokasi kajian karena terdapat perbedaan perkembangan ekonomi wilayah dengan karakter wilayah yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekonomi wilayah di Kabupaten Bantul. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif-kuantitatif dengan basis analisis data sekunder berupa data Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut Lapangan Usaha tahun 2007-2013. Analisis data meliputi analisis laju pertumbuhan ekonomi, tipologi klassen, shift-share, theil-index, dan Korelasi Pearson,dengan unit analisis adalah kecamatan. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi wilayah di Kabupaten Bantul didominasi oleh empat kecamatan, di antaranya Kecamatan Bantul, Banguntapan, Sewon, dan Kasihan. Hal ini karena keempat kecamatan tersebut tergolong dalam tingkat perkembangan ekonomi wilayah maju dan cepat tumbuh yang ditunjukkan dari laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita yang tinggi dibanding laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita Kabupaten Bantul. Selain itu juga ditunjukkan dari tingginya kontribusi dan tumbuh pesatnya sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan di Kecamatan Bantul serta sektor perdagangan, hotel, dan restoran di Kecamatan Banguntapan, Sewon, dan Kasihan. Hal itu tidak lepas dari karakter fungsi keempat wilayah tersebut sebagai wilayah perkotaan dan keberadaannya di pinggiran Kota Yogyakarta. Adanya dominasi perkembangan ekonomi wilayah tersebut menyebabkan tidak meratanya distribusi pendapatan regional di Kabupaten Bantul dibuktikan dengan adanya hubungan laju pertumbuhan ekonomi dengan pendapatan per kapita dan pendapatan per kapita dengan ketimpangan wilayah.
Kata Kunci :