Penyediaan ruang publik Taman Kota berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung Jakarta Smart City di Taman Nasional Menteng Jakarta Pusat
Pembrimen Saragih,
2015 | Skripsi |Ruang publik berupa taman kota merupakan salah satu ruang publik yang strategis sebagai sarana bagi warga atau masyarakat kota untuk saling berinteraksi sosial, berolahraga, atau rekreasi. Perkembangan ruang publik berupa taman kota yang ada di Jakarta mendapat ‘sentuhan’ baru oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama berupa peningkatan nilai fungsi taman kota sebagai tempat untuk mengakses informasi dengan penyediaan akses internet wireless fidelity (Wi-Fi). Kebijakan ini dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai langkah persiapan menuju Jakarta Smart City. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh ketersediaan layanan berbasis TIK di Taman Menteng, pemanfaatannya terkait dengan layanan TIK tersebut dan kebutuhan pengembangan yang diperlukan Taman Menteng untuk mendukung Jakarta Smart City. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan analisis kualitatif deskriptif. Teknik sampling dilakukan secara insidental (accidental sampling) terhadap pengunjung Taman Menteng yang menggunakan fasilitas TIK. Data sekunder diperoleh dari hasil survei instansi untuk memperoleh data publikasi mengenenai letak, luas, status, serta pemanfaatan ruang dari Taman Menteng. Data primer berupa hasil wawancara terhadap pengunjung taman mengenai ketersediaan layanan TIK (aksesibilitas, kecepatan, kestabilan, dan daya jangkau internet), pemanfaatan (jenis kegiatan, intensifitas dan perangkat) serta kebutuhan pengembangan (jenis fasilitas TIK tambahan yang diperlukan dan sebaran titik akses). Data yang diperoleh akan dianalisis dengan parameter kunci TIK untuk smart city oleh T. van Landegem (2012) untuk menjelaskan bagaimana hubungan data antara bentuk penyediaan layanan, pemanfaatan layanan, dan kebutuhan pengembangan layanan mampu menjawab tujuan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyediaan ruang publik taman kota berbasis TIK di Taman Menteng dalam mendukung Jakarta Smart City diantaranya adalah kebutuhan pengembangan untuk penambahan kecepatan akses dari 32 KB/s menjadi 100 KB/s dan penambahan titik akses Wi-Fi di Taman Menteng sebanyak 30 titik akses Wi-Fi untuk dapat meng-cover seluruh area taman. Dengan demikian diharapkan ruang publik taman kota dapat memberikan dukungan untuk mewujudkan Jakarta Smart City.
Kata Kunci :