Prediksi ketersediaan air menggunakan model mock di sub DAS Wuryantoro kabupaten Wonogiri provinsi Jawa Tengah
Idham Azmidi,
2015 | Skripsi |Model Mock merupakan salah satu dari model hidrologi yang banyak digunakan sebagai aplikasi dalam memprediksi ketersediaan air sungai di Indonesia. Model ini mengalih ragamkan hujan-aliran yang didasarkan dengan prinsip water balance. Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Tujuan penelitian adalah memprediksi ketersediaan air di Sub DAS Wuryantoro setengah bulanan, serta mengetahui debit andalan pada probabilitas 60 % dan probabilitas 80 %. Data masukan yang digunakan dalam model Mock adalah curah hujan, evapotranspirasi, koefisien tanaman dan debit. Proses yang dilakukan dalam mengalih ragam hujan menjadi aliran pada model Mock terdapat tiga tahapan yang harus dilakukan yaitu kalibrasi, verifikasi dan simulasi. Perhitungan debit andalan menggunakan probabilitas dengan analisis frukuensi. Proses kalibrasi yang dilakukan secara optimasi dengan menggunakan fasilitas solver pada Microsoft Excel. Prinsip proses kalibrasi ini adalah dengan coba ulang otamatis pada parameter model hingga didapatkan nilai dari fungsi tujuan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi proses kalibrasi sebesar 0,84 dan volume error (VE) sebesar -4% sedangkan proses verifikasi model menghasilkan korelasi 0,91 dan volume error (VE) 27%. Besaran debit andalan yang dihasilkan pada debit andalan 60% periode setengah bulanan sebesar 0,04 m3/det hingga 2,50 m3/det dan debit andalan 80% berkisar, 0,04 hingga 1,48 m3/det. Debit maksimum terjadi di periode bulan Februari dan debit minimum terjadi pada pertengahan bulan seiring dengan datangnya musim kemarau hingga periode II bulan Oktober. Kata Kunci: Prediksi, Ketersediaan air, Model Mock, Sub DAS Wuryantoro
Kata Kunci :