Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra Geoeye-1 dan sistem informasi geografis untuk pemodelan spasial risiko diare akut pada balita : Kasus dikecamatan Moyudan kabupaten Sleman

Erika Yuliantari,

2015 | Skripsi |

Diare akut masih merupakan penyebab utama kematian balita Di Indonesia. Penyediaan sanitasi dasar yang kurang memadai dan kebiasaan yang buruk mrupakan faktor yang mempengaruhi kejadian diare akut pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui tingkat akurasi Citra Geo-Eye 1 untuk mengekstraksi data spasial parameter kondisi lingkungan terkait, 2) mengetahui pola persebaran kejadian penyakit diare akut pada balita pada wilayah kajian, 3) mengetahui sebaran tingkat risiko penyakit diare akut pada balita di wilayah kajian, dan 4) mengetahui hubungan model spasial risiko penyakit diare akut pada balita dengan kejadian penyakit yang ada di wilayah kajian. Penelitian dilakukan menggunakan citra Geo – Eye 1 ini memiliki resolusi spasial 0,41 dan didukung oleh data dari kedinasan dan kegiatan lapangan. Uji akurasi citra dilakukan untuk mengetahui kemampuan citra tersebut dengan menggunakan matriks kesalahan. Pola spasial diketahui dengan menggunakan moetode Moran?s I dan High/Low Clustering. Berikutnya, proses pemodelan dilakukan dengan metode indeks, dimana bobot didapatkan dari uji matematis dengan menggunakan AHP. Ada tidaknya hubungan antara model yang dibuat dengan kejadian yang ada diuji dengan menggunakan crosstab; chisquare. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa akurasi citra yang digunakan adalah 87,33%. Kejadian diare akut pada balita di daerah kajian memiliki pola acak. Model spasial menggambarkan persebaran tingkat risiko di Kecamatan Moyudan dengan lima kelas. Pemodelan spasial tingkat risiko diare akut pada balita yang dilakukan menghasilkan lima kelas yaitu, sangat rendah dengan luas sebesar 95,08 Ha, rendah dengan luas sebesar 241,19 Ha, sedang dengan luas sebesar 143,59, tinggi dengan luas sebesar 125,89 Ha dan sangat tinggi 65,70 Ha. Model spasial yang dibuat memiliki hubungan terhadap kejadian sebesar 0,005 dimana dapat dikatakan mampu merepresentasikan risiko kejadian diare akut pada balita. Kata Kunci : pemodelan spasial, GeoEye-1, risiko, diare akut, balita

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.