Landsat 8 sebagai data untuk estimasi evapotranspirasi dengan model keseimbangan energi
Fazlurrahman Shomat,
2015 | Skripsi |Evapotrasnpirasi merupakan salah satu proses dalam siklus hidrologi.Yaitu jumlah air total yang di kembalikan ke atmosfer dari permukaan tanah, badan air dan vegetasi Perhitungan evapotranspirasi ini masih banyak menggunakan data-data perhitungan lapangan, padahal sekarang telah terdapat teknologi yang dapat digunakan dalam perhitungan evapotranspirasi yaitu dengan menggunakan citra penginderaan jauh. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) memanfaatkan Landsat 8 untuk ekstraksi suhu permukaan, albedo, dan NDVI, (2) mengestimasi evapotranspirasi yang terjadi di Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun (3) menguji keakuratan model keseimbangan energi di banding dengan metode Penman. Neraca Energi merupakan salah satu model yang dikembangkan untuk perhitungan evapotrasnpirasi yang menggunakan nilai dari radiansi total matahari yang di terima oleh bumi yang kemudian di rubah menjadi energi untuk memindahkan panas ke udara, energi untuk memindahkan panas ke dalam tanah, dan energi evapotranspirasi. Dari persamaan ini dapat dihitung nilai evapotranspirasi yang terjadi di daerah tersebut dengan mengunakan citra landsat 8. Kemudian hasil dari model keseimbangan energi ini di uji dengan perhitungan dengan metode Penman dan di uji dengan uji hipotesis Chi Square. Hasil perhitungan dengan menggunakan neraca energi menghasilkan hasil yang sama dengan perhitungan manual dengan menggunakan metode Penman, yaitu sekitar 5 mm/hari sampai 6 mm/hari. Jika di uji dengan uji Chi Square dengan tingkat signifikasni 0,05 kedua metode sesuai dengan perhitungan metode Penman baik pada stasiun iklim Sebayi maupun Lanud Iswahyudi Kata Kunci: Landsat 8, Evapotranspirasi, Model Kesetimbangan energi
Kata Kunci :