Rekonstruksi spasial perkembangan penggunaan lahan sekitar bandara kuala Namu Sumatera Utara
M. Ramadhanu Arie,
2015 | Skripsi |Keberadaan sebuah bandara di suatu wilayah sejatinya dapat dijadikan salah satu pendorong utama suatu wilayah dapat berkembang. Pembangunan Bandara Kuala Namu yang berada di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, telah berdampak pada daerah sekitarnya, terutama dampak spasial yang ditimbulkannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola perubahan penggunaan lahan di sekitar bandara Kuala Namu dari tahun 2008-2013, selain itu dampak spasial yang diakibatkan oleh keberadaan bandara Kuala Namu terhadap daerah sekitar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data primer didapatkan dari hasil wawancara terhadap informan yang dipilih dengan jumlah sampel yang tidak ditentukan. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu dapat diketahui bahwa pola penggunaan lahan yang terjadi di sekitar bandara berbentuk menyebar dan linier, hal tersebut dikarenakan terdapat faktor lain yang menjadi penyebab pembentukan pola tersebut. Pembentukan pola tersebut terjadi bukan hanya faktor bandara saja. Dampak spasial yang diakibatkan keberadaan bandara Kuala Namu yaitu terjadi perubahan guna lahan, arah dan peruntukan. Sehingga sangat berpengaruh terhadap ruang dan masyarakat di sekitarnya. Keberadaan Bandara Udara Kuala Namu ini sangat potensial untuk membangun daerah sekitarnya, karena merupakan pintu gerbang utama ke Kabupaten Deli Serdang, dengan adanya bandara tersebut maka sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakatnya. Kata Kunci : Bandara Kuala Namu, pola, spasial.
Kata Kunci :