Laporkan Masalah

Evaluasi penyediaan, pengelolaan dan daya layan fasilitas tempat penampungan sampah sementara dikecamatan Andir kota Bandung

Rose Fatmadewi,

2015 | Skripsi |

Tahap pengumpulan sampah di tempat penampungan sampah sementara (TPS) menjadi salah satu aspek dalam pengelolaan persampahan yang membutuhkan perhatian khusus. Kecamatan Andir dinilai merupakan salah satu kecamatan di Kota Bandung yang memiliki permasalahan mengenai ketidakseimbangan daya layan, penyediaan, dan pengelolaan fasilitas TPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran fasilitas TPS di Kecamatan Andir, mengevaluasi aspek penyediaan, pengelolaan, dan daya layan fasilitas TPS, mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan aspek penyediaan, pengelolaan, dan daya layan fasilitas TPS, dan memberikan rekomendasi kebijakan dalam mengoptimalisasikan fungsi TPS yang ada di Kecamatan Andir, Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif melalui pengumpulan data primer maupun data sekunder terkait. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pola spasial dengan pendekatan kualitatif berdasarkan data kualitatif maupun kuantitatif dari seluruh TPS yang ada di Kecamatan Andir. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif untuk memberikan gambaran yang lebih detail mengenai suatu gejala atau fenomena, serta dimaksudkan guna mengukur gejala-gejala yang ada tanpa menyelidiki hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 unit TPS di Kecamatan Andir yang tersebar di 3 dari 6 kelurahan, yaitu Kelurahan Campaka, Ciroyom, dan Kebonjati. Penyediaan beberapa TPS dinilai belum sesuai, proses pemilahan sampah di TPS dinilai belum optimal, dan terdapat 6 dari 9 TPS di Kecamatan Andir yang dinilai belum memenuhi aspek daya layannya. Permasalahan yang dapat diidentifikasi adalah penyediaan beberapa lokasi fasilitas TPS dinilai belum tepat dan merata, syarat kondisi fisik minimum TPS belum terpenuhi, bau sampah mencemari udara di area layan TPS, proses pemilahan sampah yang belum optimal, penumpukan sampah di sekitar TPS 3R Pasar Ciroyom, sebagian warga masih memanfaatkan fasilitas TPS secara ilegal, akumulasi volume sampah di TPS tidak sebanding dengan kapasitas kontainer dan penanganan keterlambatan pengangkutan masih bersifat kondisional. Rekomendasi kebijakan yang diusulkan adalah melalui penambahan jumlah TPS melalui proses site selection, pemenuhan standarisasi bangunan fisik TPS, pengoptimalisasian pemilahan sampah organik-anorganik-B3 di tingkat TPS, penanganan sampah yang menumpuk di sekitar area TPS 3R Pasar Ciroyom, penentuan area layan TPS secara spesifik dari segi administratif maupun fungsional, serta penambahan jumlah kendaraan pengangkut dari TPS ke TPA. Kata kunci: evaluasi, TPS, Kota Bandung

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.