Studi komparatif industri kerajinan serat alam dikabupaten Bantul dan kabupaten Kulonprogo
Nurin Haq Swarsingkin,
2014 | Skripsi |Aktivitas ekonomi sangat beragam pada beberapa wilayah. Aktivitas ekonomi masyarakat dapat dipengaruhi oleh potensi lingkungan alam dan kondisi masyarakat. Perkembangan aktivitas industri kerajinan serat alam memiliki korelasi dengan ketersediaan bahan baku, tenaga kerja, dan pasar pada suatu wilayah. Proses perkembangan industri kerajinan serat alam yang berada di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo memicu timbulnya unit-unit usaha kerajinan serat alam, sehingga pada penelitian ini digunakan pendekatan keruangan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pola sebaran industri kerajinan serat alam; (2) mengetahui perbedaan faktor yang mempengaruhi pola sebaran industri kerajinan serat alam; (3) mengetahui pengaruh faktor pemasaran pada pendapatan pemilik industri kerajinan serat alam; dan (4) mengetahui adanya keterkaitan antar sektor yang timbul dari industri kerajinan serat alam di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif yang menggunakan metode sampel acak sederhana dalam pencakupan informan. Setiap Wilayah dalam penelitian ini diambil sampel sejumlah 30 responden. Selanjutnya, analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis nearest neighbour, chi-square, pearson product moment, dan value chain. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) pola sebaran industri kerajinan serat alam di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo mengelompok dengan rasio tetangga terdekat adalah 0,16 dan 0,48; (2) Faktor yang mempengaruhi pola sebaran industri kerajinan serat alam di Kabupaten Bantul dan Kulonprogo adalah dekat dengan tenaga kerja; (3) Skala pemasaran tidak mempengaruhi pendapatan pemilik industri kerajinan serat alam di Bantul tetapi itu berpengaruh di Kulonprogo; dan (4) Keterkaitan antar sektor usaha pada industri kerajinan serat alam terjadi akibat adanya hubungan timbal balik antara aliran produk dan pembayaran antar sektor usaha. Kata Kunci : Kabupaten Bantul dan Kulonprogo, Pola Sebaran, Industri Kerajinan Serat Alam.
Kata Kunci :