Identifikasi daya saing komoditi unggulan kabupaten Tanjung Jabung Timur
Dwi Riyanto,
2015 | Skripsi |Otonomi daerah memberikan kesempatan daerah untuk mengembangkan daerah mereka sesuai dengan potensi yang dimiliki.Pengembangan komoditi unggulan diharakan dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi ragam dan sebaran komoditas pertanian yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengidentifikasi ragam komoditas unggulan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengidentifikasi daya saing komoditas unggulan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan menyusun arahan kebijakan pengembangan wilayah terkait dengan komoditas unggulan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif dengan Location Quotien (LQ), analisis Internal Eksternal dan Indept Interview. Variabel-variabel yang akan digunakan yaitu produksi komoditas pertanian seperti tanaman pangan,holtikultura, perkebunan, peternakan dengan unit analisis 11 kecamatan yang ada di kabupaten Tanjung Jabung Timur. Hasil menunjukan bahwa tidak ada ragam jenis komoditas tanaman pangan dan peternakan, hanya komoditas perkebunan yang ada ragam jenis komoditas. Komoditas unggulan tanaman pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah jagung, ubi kayu, dan kacang kedelai. Perkebunan komditas unggulanya adalah kelapa dalam dan kelapa sawit, dan peternakan komoditas unggulanya adalah sapi dan ayam buras. Kecamatan yang memiliki daya saing komoditas tanaman pangan adalah Kecamatan Rantau Rasau dengan nilai proporsional atau potensial daya saing saingnya sebesar 28,57%. Kecamatan Mendahara Ulu, Geragai, Dendang, Rantau Rasau, dan Nipah Panjang wilayah yang potensial dikembangkan komoditas perkebunan dengan nilai proporsional sebesar 25 %. Selain itu, Rantau Rasau juga potensial untuk Pengembangan komoditas peternakan adalah Kecamatan Rantau Rasau dengan nilai proporsional sebesar 57,14%.Arahan kebijakan Untuk mendukung pengembangan kelapa sawit di kabupaten tanjung jabung timur maka ada beberapa arahan dan kebijakan yang bisa di terapkan diantaranya yaitu Pemberian subsidi pupuk yang pada saat ini sudah sulit di dapatkan pupuk bersubsidi, bantuan bibit kelapa sawit yang unggul karena biasanya masyarakat mendapatkan bibit dari tengkulak yang belum tau kualitasnya, dan perbaikan jalan agar akses membawa hasil produksi menjadi lancar. Kata Kunci : Komoditas Unggulan, Daya Saing, Arahan Kebijakan Pengembangan
Kata Kunci :