Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra aster TIR untuk mengetahui persebaran panasbumi diKamojang Jawa Barat

Asih Dewi Nugraheni,

2015 | Skripsi |

Indonesia adalah negara yang memiliki cadangan sumber energi panasbumi sekitar 40% atau 27 GW dari seluruh negara yang memiliki sumber energi tersebut. Belum banyaknya potensi energi panasbumi yang dikembangkan serta mulai menipisnya cadangan energi berupa bahan bakar minyak. Hal ini mendorong untuk memanfaatkan teknologi berupa penginderaanjauh guna membantu mengetahui persebaran manifestasi panasbumi. Perolehan nilai suhu dan penutuplahan diperoleh dari citra ASTER TIR resolusi 90 meter dan VNIR resolusi 15 meter. Citra ASTER TIR diekstrak dengan algoritma Alley dan Jentoft-Nilsen untuk mendapatkan suhu permukaan. Pengambilan sampel dilapangan dilakukan pada lokasi manifestasi panasbumi dan disekitar lokasi manifestasi, sampel yang diambil berupa titik koordinat lokasi dan nilai suhu. Kemudian kedua data dilakukan uji estimasi standar eror untuk mendapatkan nilai suhu terendah dan tertinggi. Pengambilan sampel tutupanlahan dengan cara melihat disekitar lokasi manifestas. Ketiga variabel di overlay mendapatkan hasil terbaik manifestasi panasbumi. Hasil penelitian nilai estimasi standar eror terkecil saluran 13 nilai estimasinya 15°C sedangkan nilai tertinggi pada saluran 15 nilai estimasinya 20°C. Dilihat dari hasil penelitian perbedaan lokasi adanya manifestasi panasbumi dan tidak dilihat dari pembentukan batuan yang masih muda atau Post-Caldera dimana terdapat manifestasi panasbumi sedangkan batuan yang sudah tua atau Pre-Caldera tidak terdapat manifestasi panasbumi dicek dengan data hasil lapangan. Kata Kunci : Inframerah Termal, Panasbumi, Geologi, Penutuplahan, Algoritma Alley Jentoft

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.