Analisis faktor lingkungan untuk pemetaan kerentanan leptospirosis menggunakan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis
Dyah Kusuma Wijayanti,
2014 | Skripsi |Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui kemampuan citra ALOS AVNIR-2 untuk ekstraksi penggunaan lahan dan tekstur tanah yang berpengaruh terhadap kerentanan leptospirosis, 2) Memetakan sebaran kasus leptospirosis dari tahun 2010-2012, 3) Memetakan tingkat kerentanan leptospirosis berdasarkan faktor lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini interpretasi visual citra ALOS AVNIR-2, pengolahan data SIG, dan survei lapangan. Penentuan kerentanan leptospirosis berdasarkan parameter penggunaan lahan, tekstur tanah, jarak terhadap sungai, dan jarak terhadap pemukiman. Klasifikasi penggunaan lahan dan tekstur tanah diperoleh dari hasil interpretasi visual citra.. Klasifikasi jarak terhadap sungai dan pemukiman diperoleh dari buffering sungai dan pemukiman. Klasifikasi kerentanan diperoleh dari analisis subjektive matching. Hasil penelitian menunjukkan citra ALOS AVNIR-2 dapat digunakan sebagai sumber data fisik lingkungan dalam menentukan tingkat kerentanan leptospirosis. Peta sebaran kasus leptospirosis menunjukkan pola sebaran mengelompok.. Hasil klasifikasi kerentanan leptospirosis yaitu tidak rentan, agak rentan, dan rentan. Sebagian besar wilayah penelitian termasuk dalam klasifikasi rentan terhadap leptospirosis. Kata kunci: Citra ALOS AVNIR-2, Sistem Informasi Geografis, Faktor lingkungan, Kerentanan leptospirosis.
Kata Kunci :