Pemanfaatan citra quickbird dan sistem informasi geografis untuk identifikasi pengaruh kualitas permukiman terhadap kejadian penyakit ISPA pada balita dikecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara
Luthfiya Ratna Sari,
2014 | Skripsi |Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemampuan citra Quickbird dalam mengidentifikasi faktor kualitas permukiman sebagai salah satu faktor pendukung keterjadian ISPA dan untuk mengetahui pengaruh kualitas permukiman sebagai indikator pendukung kaitannya dengan tingkat keterjadian ISPA di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Citra Quickbird yang direkam pada tanggal 7 Januari 2010 digunakan untuk menyadap informasi faktor-faktor kualitas permukiman yang berupa tutupan vegetasi, kepadatan hunian, dan tata letak hunian. Faktor-faktor tersebut setelah di cek lapangan pada tanggal 25 Desember 2013 hingga 10 Januari 2014 serta dikoreksi kemudian diberi skor untuk menghasilkan nilai kualitas permukiman. Nilai kualitas permukiman yang didapat lalu dianalisis dengan jumlah kejadian ISPA. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengaruh faktor kualitas permukiman terkuat disebabkan oleh faktor tata letak hunian serta kepadatan hunian, sedangkan pengaruh faktor tutupan vegetasi dapat dikatan lemah. Pemanfaatan citra Quickbird untuk mengidentifikasi faktor kualitas permukiman sesuai dan tepat, dibuktikan dengan hasil akurasi interpretasi variabel tutupan vegetasi, kepadatan hunian dengan akurasi 78,96%, serta variabel tata letak hunian dengan akurasi mencapai 90%. Kualitas permukiman memiliki pengaruh terhadap tingkat kejadian ISPA. Pernyataan ini didukung dengan hasil analisis penelitian yang menunjukkan peningkatan jumlah penderita ISPA seiring dengan memburuknya kualitas permukiman. Kata kunci: tutupan vegetasi, kepadatan hunian, tata letak hunian, kualitas permukiman, ISPA
Kata Kunci :