Laporkan Masalah

Studi kerawanan dan estimasi nilai ekonomi dampak kejadian longsorlahan disub DAS Kodil provinsi Jawa Tengah

I Wayan Wisnu Yoga Mahendra,

2014 | Skripsi |

Longsorlahan merupakan salah satu penyebab bencana yang sering terjadi di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan sangat besar, bahkan dapat menimbulkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Peneliti mengambil wilayah studi SubDAS Kodil yang terletak di 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Magelang, Purworejo, dan Wonosobo. Parameter kedalaman tanah, tekstur tanah, kemiringan lereng, permeabilitas tanah, proporsi material batuan, dan penggunaan lahan digunakan dalam menghitung skor Nilai Stabilitas Tanah untuk menentukan klasifikasi kerawanan longsorlahan. Hanya kelas kerawanan longsorlahan sangat tinggi dan tinggi yang dihitung untuk mengeestimasi nilai ekonomi dampak longsorlahan yang terdiri dari kendaraan transportasi, barang elektronik, dan nilai fisik bangunan. Hasil penelitian ini adalah 1) faktor yang menyebabkan longsorlahan adalah faktor kedalaman tanah, 58% titik longsorlahan termasuk tanah yang sangat dalam (>150 cm). 2) jenis longsorlahan yang dominan terjadi adalah jenis rotasional (slides), 59 kejadian. 3) peta kerawanan longsorlahan di SubDAS Kodil berdasarkan pada perhitungan skor Nilai Stabilitas Tanah, 4% termasuk klas kerawanan sangat tinggi, 62% klas kerawanan tinggi, 33% klas kerawanan sedang, dan 1% tidak rawan-rendah. 4) deskripsi hasil perhitungan estimasi nilai ekonomi dampak longsorlahan mengambil sampel Desa Margoyoso, Kabupaten Magelang karena daerahnya termasuk kelas kerawanan sangat tinggi dan tinggi. Dusun Manglong memiliki estimasi nilai ekonomi tertinggi, Rp 4.971.080.000,00 dan Dusun Tubansari memiliki estimasi nilai ekonomi terendah, Rp 1.346.440.000,00 dari 6 (enam) Dusun yang ada di Desa Margoyoso. Kata Kunci: longsorlahan, kerawanan longsorlahan, sistem informasi geografis, nilai ekonomi dampak longsorlahan, nilai stabilitas tanah

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.