Perkembangan harga lahan dikabupaten Magelang : Kasus jalan Yogyakarta - Magelang Km 22 hingga Km 32
Asta Oktriwan,
2014 | Skripsi |Kabupaten Magelang merupakan salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat dewasa ini. Hal tersebut berdampak pada pinggiran kota yang juga ikut mengalami pertumbuhan ekonomi. Kondisi fisik Kabupaten Magelang dilihat dari sisi fisik lingkungannya merupakan daerah yang dikelilingi oleh kawasan pegunungan memiliki cadangan air tanah yang cukup melimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perkembangan harga lahan di Kabupaten Magelang Jalan Yogyakarta-Magelang Km 22 hingga Km 32, mengetahui faktor ? faktor yang mempengaruhi perkembangan harga lahan di lokasi ini dan mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat perkembangan harga lahan di lokasi penelitian. Metode dasar yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuisioner. Pengambilan data dengan kuisioner ditujukan kepada responden yang berada di pinggir jalan sepanjang koridor penelitian dengan cara wawancara. Kuisioner penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya maka dapat dikatakan sesuai. Uji validitas pada tingkat signifikansi 95% dan 99% dinyatakan valid. Hasil Uji reliabilitas menunjukkan nilai alpha cronbach 0,727 yang membuktikan bahwa data yang digunakan terpercaya. Pengambilan jumlah sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengambilan jumlah sampel berjumlah 84 yang terdiri dari penggunaan lahan jenis permukiman, pertokoan dan sawah. Analisis yang digunakan p ada tujuan pertama adalah analisis tabel frekuensi yang kemudian disajikan dalam grafik perkembangan harga lahan, tujuan kedua menggunakan analisis tabel frekuensi yang disajikan dalam bentuk tabel maupun diagram untuk melihat persentase. Tujuan ketiga menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan data yang terkumpul di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perkembangan harga lahan dari tahun 2008 hingga tahun 2013 pada setiap jenis penggunaan lahan, baik itu pertokoan, permukiman dan sawah/lahan tak terbangun. Kenaikan harga yang cukup signifikan terjadi pada tahun 2012 akibat pelebaran jalan sepanjang koridor ini. Faktor ? faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan harga lahan adalah faktor aksesibilitas. Selain itu faktor harga pasaran juga menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kenaikan harga lahan. Dampak lingkungan fisik paling berpengaruh adalah polusi udara akibat sedangkan dampak sosialnya adalah berubahnya struktur mata pencaharian dari sektor pertanian ke non pertanian. Kata Kunci : Perkembangan, Harga, Lahan, Magelang
Kata Kunci :