Laporkan Masalah

Studi perubahan kualitas air disungai Progo bagian hilir Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2009-2013

Mega Dwi Antoro,

2014 | Skripsi |

DAS Progo merupakan salah satu DAS yang diprioritaskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah periode 2010 – 2014. Rencana tersebut juga memperhatikan kualitas air. Selain itu, Sungai Progo secara administratif masuk dalam dua wilayah administratif yaitu Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kualitas air dan status mutu air di Sungai Progo bagian hilir Daerah Istimewa Yogyakarta secara time series dari tahun 2009 – 2013. Kualitas air ditentukan dengan melakukan analisis terhadap parameter-parameter kualitas air. Parameter yang di uji adalah DHL, bau, warna, suhu, pH, DO, BOD, COD, Nitrat dan Fosfat. Pengambilan sampel air dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis kualitas air dilakukan dengan membandingkan hasil uji dengan klasifikasi mutu air kelas II Peraturan Gubernur DIY Nomor 20 Tahun 2008 tentang Baku Mutu Air di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perubahan kualitas air digambarkan dengan grafik. Analisis kuantitatif dengan melakukan perhitungan Indeks Pencemaran (IP) untuk menentukan status mutu air. Analisis deskriptif dilakukan untuk mendeskripsikan penyebab perubahan kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas air tahun 2013 yang tidak sesuai dengan baku mutu kelas II Pergub DIY No. 20/2008 adalah DO, BOD, dan Fosfat. Sungai Progo bagian hilir mengalami penurunan kualitas air secara berkala dari tahun 2009-2013, meskipun mengalami fluktuasi. Hal ini dilihat dari kandungan DO semakin sedikit dan kandungan fosfat dan nitrat meningkat. Hasil dari pengkelasan nilai Indeks Pencemaran status mutu air Sungai Progo bagian hilir stabil pada status mutu air cemar. Kata kunci: Sungai Progo Bagian Hilir, Kualitas Air, Status Mutu Air,

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.