Kajian karakteristik dan keterkaitan spasial perdagangan mobil oto bursa TVRI Jogja desa Sinduadi Mlati kabupaten Sleman Yogyakarta
Suciyati,
2014 | Skripsi |INTISARI Kegiatan perdagangan mobil di oto bursa TVRI Jogja telah diselenggarakan sejak tahun 2002. Setiap hari minggu ratusan mobil bekas dengan berbagai merk, tipe dan tahun produksi selalu memadati halaman gedung TVRI Jogja. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui karakteristik penjual dan pembeli otobursa mobil TVRI Jogja. (2) Mengetahui interaksi spasial otobursa mobil TVRI Jogja. (3) Mengetahui implikasi kebijakan otobursa mobil TVRI Jogja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan analisis data primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik quota sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tabulasi silang (crosstab), analisis spasial dan analisis deskriptif . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik penjual adalah mayoritas termasuk kedalam golongan angkatan kerja yaitu pedagang mobil, pegawai negeri sipil, dan pegawai swasta sedangkan mahasiswa tidak termasuk kedalam golongan angkatan kerja. Karakteristik pembeli adalah mayoritas pembeli belum menikah memilih hatchback dan sedan sedangkan pembeli yang sudah menikah mayoritas memilih MPV (mobil keluarga). Mayoritas pembeli memilih mobil dengan kelas harga antara Rp.101-150 juta. Jam operasional oto bursa TVRI Jogja yaitu jam 08.00-17.00 WIB, sistem penataan ruang blok tidak ditentukan berdasarkan jenis mobil tetapi hanya berfungsi untuk memudahkan panitia/pengelola oto bursa sedangkan sistem pembayaran dapat melalui Bank BRI, berniaga.com dan sinarmas. Perdagangan oto bursa mobil TVRI Jogja menciptakan interaksi spasial antara wilayah satu dengan wilayah yang lain karena penjual dan pembeli tidak hanya berasal dari dalam DIY tetapi berasal dari luar DIY seperti Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Kegiatan perdagangan mobil di oto bursa TVRI Jogja perlu untuk dipertahankan karena oto bursa TVRI Jogja memberi efek pengganda (multiplier effect) bagi sektor perdagangan, menyerap tenaga kerja serta memberikan sumbangan terhadap perekonomian di DIY. Kata Kunci : Perdagangan, karakteristik penjual dan karakteristik pembeli, interaksi spasial
Kata Kunci :