Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra quickbird dan sistem informasi geografis untuk identifikasi daerah rawan kecelakaan : Daerah kajian kota Semarang Jawa Tengah

Lina Adi Wijayanti,

2014 | Skripsi |

INTISARI Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Semarang memiliki beberapa masalah yang berkaitan dengan transportasi, salah satunya adalah masalah kecelakaan lalu lintas. Terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat disebabkan karena faktor kondisi jalan dan lingkungan.Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kemampuan citra Quickbird untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas terutama faktor kondisi jalan dan lingkungan di ruas jalan koridor utama Kota Semarang, (2) Menghasilkan model spasial tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas di ruas jalan koridor utama Kota Semarang dalam bentuk peta, (3) Mengetahui tingkat akurasi model spasial daerah rawan kecelakaan lalu lintas Kota Semarang. Penelitian ini memanfaatkan citra Quickbird Kota Semarang tahun 2011 ditambah data sekunder dari instansi terkait untuk mendapatkan informasi parameter penyebab kecelakaan lalu lintas. Survei lapangan dilakukan untuk melakukan uji akurasi interpretasi terhadap hasil interpretasi. Tingkat kerawanan kecelakaan pada penilitian ini diperoleh melalui metode pengharkatan berjenjang tertimbang dengan melakukan ovelay dari beberapa peta parameter penyebab kecelakaan lalu lintas. Uji akurasi model dilakukan dengan membandingkan hasil model dan data sekunder kejadian kecelakaan. Hasil uji akurasi interpretasi untuk masing-masing parameter penyebab kecelakaan lalu lintas berkisar antara 73,33% hingga 100%. Berdasarkan dari hasil pengolahan, model daerah rawan kecelakaan hanya mencakup dua kelas yaitu rawan dan tidak rawan serta tidak ada ruas jalan yang termasuk dalam kelas sangat rawan. Tingkat Akurasi model adalah sebesar 44% Kata kunci: Kecelakaan, Jalan, Lalu lintas

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.