Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi pola sebaran perumahan dikabupaten Sleman

Aditya Octorio,

2014 | Skripsi |

INTISARI Kebutuhan manusia terhadap perumahan semakin meningkat, sehingga semakin berkurangnya ketersediaan lahan. Sehingga mendorong para pengembang perumahan membangun perumahan dengan perizinan yang tidak sah. Sleman merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai pertumbuhan perumahan permukiman yang sangat pesat dan terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pola sebaran perumahan di Kabupaten Sleman, (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola sebaran perumahan di Kabupaten Sleman, dan (3) mengetahui kesesuaian sebaran perumahan dengan Tata Ruang Kabupaten Sleman. Metode penelitian dilakukan dengan tahapan sebagai berikut, pertama; mengumpulkan data pada instansi pemerintah atau badan yang terkait masalah perumahan. Kedua; menganalisis sebaran perumahan berdasarkan Peta Sebaran Perumahan Kabupaten Sleman sebagai dasar perhitungan indeks tetangga terdekat. Ketiga; menganalisis keterkaitan antara variabel dependen (indeks sebaran perumahan), terhadap variabel independen (pertambahan penduduk, kepadatan penduduk, kemiringan lereng, jaringan jalan, sarana pendidikan, sarana kesehatan, dan sarana ekonomi) menggunakan teknik statistik regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pola sebaran kompleks perumahan di Kabupaten Sleman membentuk pola mengelompok, (2) berdasarkan hasil analisis menggunakan teknik regresi ganda, diketahui bahwa faktor yang paling mempengaruhi pola sebaran perumahan adalah pertumbuhan penduduk, ketersediaan fasilitas aksesibilitas, dan ketersediaan fasilitas ekonomi, dan (3) terdapat 8 lokasi perumahan yang tidak sesuai dengan RTRW Tahun 2011 ? 2031. Kata kunci: perumahan, pola, Sleman

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.