Rancangan sumur resapan di sub DAS garang hilir kota Semarang Jawa Tengah
Ardian Permata Putra,
2014 | Skripsi |INTISARI Kota Semarang merupakan kawasan yang aktivitas pembangunannya sangat pesat. Jumlah penduduk yang terus bertambah memicu adanya perubahan penggunaan lahan, sehingga mempengaruhi tata air wilayah perkotaan akibat berkurangnya daerah resapan air. Hal tersebut merupakan salah satu sebab terjadinya banjir di Kota Semarang. Diperlukan suatu usaha untuk mengatasi banjir, salah satunya adalah dengan penerapan teknik sumur resapan. Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Garang Hilir yang terletak pada wilayah administrasi Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sumur resapan sebagai upaya konservasi airtanah agar dapat mengatasi banjir dengan cara menentukan desain sumur resapan pada luas atap daerah penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode survey. Permeabilitas tanah diukur langsung di lapangan dengan menggunakan metode inverse auger hole. Luas atap dengan digitasi pada citra satelit. Hujan rancangan dihitung dengan menggunakan distribusi Log Pearson type III. Setelah parameter diketahui dihitung kedalaman sumur resapan dengan rumus Sunjoto. Hasil penelitian menunjukkan intensitas hujan rancangan dengan kala ulang 10 tahun dan durasi 1 jam yang turun di Sub DAS Garang Hilir adalah 82,24 mm/jam. Permeabilitas tanah di Sub DAS Garang berkisar antara 0,35 ? 2,66 m/hari. Kedalaman rancangan sumur resapan berkisar antara 2,98 m ? 5,54 m. Wilayah prioritas sumur resapan berada di wilayah administrasi Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Gajah Mungkur. Kata kunci: sumur resapan, permeabilitas, hujan rancangan
Kata Kunci :