Laporkan Masalah

Kajian variasi temporal sedimen melayang pada telaga Jonge kecamatan Semanu kabupaten Gunungkidul

Bayu Budi Prasetya,

2014 | Skripsi |

INTISARI Doline merupakan bentuklahan yang paling sering dijumpai di kawasan karst. Bentuk doline yang berupa cekungan menyebabkan dapat menampung air, baik berasal dari air hujan maupun air permukaan. Adanya sedimentasi pada doline/ telaga, merupakan salah satu penyebab terjadinya pendangkalan danau doline tersebut. Pengukuran sedimen melayang pada telaga diharapkan mampu untuk mengetahui jumlah kandungan sedimen melayang dalam telaga. Penelitian ini dilakukan di Telaga Jonge yang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Tujuan dari penelitiaan ini yaitu (1) mengetahui besarnya variasi temporal sedimen melayang yang terakumulasi dalam Telaga Jonge; (2) mengetahui besarnya laju pengendapan sedimen melayang yang terdapat pada Telaga Jonge. Pengukuran sedimen melayang pada Telaga Jonge dilakukan dengan analisis TSS dan TDS yang terdapat pada telaga. Pengambilan sampel air dilakukan secara berkala yaitu sekali setiap bulan selama 7 (tujuh) kali pengukuran. Parameter lain yang diukur yaitu morfometri telaga dan laju pengendapan sedimen melayang. Morfometri telaga diukur dengan menggunakan metode Echosounder. Pengukuran laju pengendapan sedimen melayang diukur menggunakan metode Kerucut Imhoff dan Alat Pengukur Sedimen. Analisis hasil dilakukan dengan menggunakan analisis grafis, analisis komparatif, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan variasi nilai hasil sedimen melayang pada Telaga Jonge. Variasi nilai tersebut dipengaruhi oleh kondisi air pada saat musim kemarau dan musim hujan. Nilai konsentrasi sedimen melayang pada kondisi musim kemarau sebesar 4891,5 mg/l, disebabkan oleh air yang semakin dangkal dan semakin bergolak akibat pemanfaatan oleh masyarakat sekitar. Nilai konsentrasi sedimen melayang pada musim hujan mengalami penurunan sebesar 1062 mg/l yang merupakan jumlah sedimen melayang terendah. Rata ? rata jumlah sedimen melayang yang terdapat pada Telaga Jonge sebesar 2351,42 mg/l tiap bulannya. Laju pengendapan sedimen melayang juga memiliki variasi yang fluktuatif. Rata-rata laju pengendapan sedimen melayang sebesar 0,006 mm/hari. Kata kunci : Karst, Danau Doline, Sedimen Melayang, TSS, TDS, Morfometri Telaga, Laju Pengendapan Sedimen Melayang

Kata Kunci :


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.