Pemanfaatan citra alos avnir-2 untuk estimasi produksi tanaman jati dengan menggunakan metode transformasi spektral indeks vegetasi : daerah kajian sebagian kabupaten Gunungkidul
Meysita Noormasari,
2014 | Skripsi |INTISARI Penelitian ini memiliki tujuan : (a) Mengkaji kemampuan citra ALOS AVNIR-2 untuk mengidentifikasi tanaman jati, (b) Mengetahui estimasi produksi tanaman jati dengan menggunakan transformasi spektral indeks vegetasi dan (c) Mengetahui ketelitian dari metode transformasi spektral indeks vegetasi yang digunakan. Daerah kajian pada penelitian ini merupakan BDH (Bagian Daerah Hutan) produksi tanaman jati di sebagian Kabupaten Gunungkidul. Metode penelitian yang digunakan yaitu transformasi SAVI, RVI, ARVI, NDVI, dan analisis data statistik regresi. Data primer yang digunakan yaitu citra ALOS AVNIR-2 perekaman tahun 2009. Regresi dilakukan pada dua tahap, pertama regresi nilai indeks masing-masing transformasi dengan kerapatan kanopi di lapangan. Dari regresi terdapat nilai R yang merupakan koefisien korelasi yang dapat menunjukkan kekuatan dan arah hubungan dari variabel yang digunakan. Regresi tahap kedua, volume batang dengan kerapatan kanopi, dimana tahapan ini digunakan untuk membuat model estimasi. Model estimasi produksi tanaman jati berupa volume batang, yang mana produksi dari tanaman jati dihasilkan dari batangnya (kayu). Hasil regresi indeks transformasi dengan kerapatan kanopi menunjukkan hubungan signifikan. Nilai R pada NDVI sebesar 0,766, ARVI sebesar 0,576, RVI sebesar 0,788, dan SAVI sebesar 0,745. Selain nilai R yang menjadi acuan menentukan model transformasi terbaik, digunakan SEE (Standar Error Estimation) yang dihasilkan dari uji akurasi model volume di lapangan dengan volume pada model. Nilai SEE pada NDVI sebesar ±1,28 m?/piksel, ARVI sebesar ±1,6 m?/piksel, RVI sebesar ±1 m?/piksel, dan SAVI sebesar ±1,18 m?/piksel. Dari hasil tersebut model transformasi terbaik untuk mengestimasi produksi tanaman jati adalah RVI.
Kata Kunci :