Analisis kemampuan klasifikasi berbasis obyek untuk pemetaan penutup lahan sebagian kota Semarang Jawa Tengah dengan menggunakan citra Geoeye-1 multispektral pan-sharperned
Ridwan Nurzeha,
2014 | Skripsi |INTISARI Obyek penutup lahan merupakan salah satu obyek permukaan bumi yang sering dipetakan. Pada skala pemetaan yang detil, biasanya digunakan metode interpretasi secara visual yang memakan banyak waktu dan membutuhkan konsistensi dari interpreter. Oleh karena itu, dibutuhkan metode lain yang dapat menggantikan metode interpretasi visual, salah satunya adalah dengan klasifikasi berbasis obyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: 1) Melakukan pemetaan obyek penutup lahan pada skala detil dengan menggunakan metode interpretasi visual dan klasifikasi berbasis obyek, dan 2) Melakukan analisis kemampuan pemetaan dari metode klasifikasi berbasis obyek dibandingkan dengan hasil dari metode interpretasi visual. Penelitian ini menggunakan citra GeoEye-1 multispektral pan-sharperned, dengan resolusi spasial 0,5 meter. Skema klasifikasi penutup lahan yang digunakan adalah klasifikasi penutup lahan dimensi spasial. Sementara untuk metode klasifikasinya adalah klasifikasi dengan interpretasi visual yang hasilnya digunakan sebagai data referensi, dan klasifikasi berbasis obyek menggunakan algoritma multiresolution segmentation untuk proses segmentasinya dan nearest neighbor untuk proses klasifikasinya. Hasil klasifikasinya akan dibandingkan berdasar pada luas per kelas penutup lahan dan pola spasial yang dihasilkan dari kedua metode tersebut untuk digunakan dasar analisis kemampuan klasifikasi berbasis obyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa klasifikasi berbasis obyek hanya mampu memetakan obyek penutup lahan yang sama dengan klasifikasi dengan interpretasi visual sebesar 46,37%. Sementara untuk pola spasial cenderung menghasilkan pola spasial yang berbeda antar kedua hasil klasifikasi penutup lahan tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa klasifikasi berbasis obyek belum mampu untuk menyamai kemampuan klasifikasi dengan interpretasi visual dalam memetakan obyek penutup lahan.
Kata Kunci :