Identifikasi pengaruh wisata bahari terhadap perubahan penggunaan lahan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat dipulau Pramuka Taman Nasional Kepulauan Seribu
Binta Anjasni,
2014 | Skripsi |INTISARI Tingginya tingkat kunjungan wisata di Pulau Pramuka mendorong pembangunan sarana prasarana penunjang aktivitas wisata sehingga menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan. Fenomena ini perlu ditinjau untuk melihat seberapa jauh perubahan penggunaan lahan yang terjadi sebagai acuan dalam memprediksi pola perubahan lahan dan memperkirakan ambang batas pembangunan agar daya dukung lahan dan lingkungan tetap terjaga. Keberadaan aktivitas wisata bahari juga memberikan pengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat perlu diketahui untuk mengantisipasi perubahan yang tidak diinginkan di masyarakat dan mengupayakan strategi pengembangan wisata bahari yang dapat berdampak positif bagi kelangsungan hidup masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk a) mengidentifikasi pengaruh aktivitas wisata bahari terhadap perubahan penggunaan lahan di Pulau Pramuka tahun 2004-2008 dan b) mengidentifikasi pengaruh aktivitas wisata bahari di Pulau Pramuka terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengolahan data untuk tujuan pertama, dilakukan dengan analisis tumpang susun peta. Sementara itu, proses pengolahan data untuk menjawab tujuan kedua dilakukan dengan cara pengolahan data statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perubahan jenis penggunaan lahan dan perubahan jenis fungsi penggunaan lahan di Pulau Pramuka tahun 2004-2008 sebagian besar didasari oleh motivasi wisata dan didominasi oleh perubahan penggunaan lahan dan perubahan fungsi penggunaan lahan dari lahan non terbangun menjadi sarana prasarana penunjang aktivitas wisata bahari dengan total luas perubahan penggunaan lahan sebesar 29.208 m2. Sebagian besar jenis perubahan penggunaan lahan adalah menjadi perumahan yang kemudian difungsikan sebagai homestay untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan. Wisata bahari mempengaruhi kondisi sosial dan kondisi ekonomi masyarakat di Pulau Pramuka dengan perubahan yang bersifat positif karena terdapat peningkatan pada kondisi sosial dan kondisi ekonomi masyarakat sesudah berkembangnya wisata bahari.
Kata Kunci :