Pengaruh pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah terhadap keinginan petani mempertahankan kepemilikan lahan sawah dikoridor Yogyakarta Magelang
Yusuf Iskandar,
2014 | Skripsi |INTISARI Perkembangan Kota Yogyakarta dan Kota Magelang telah membawa dampak besar terhadap transformasi wilayah di Koridor Yogyakarta-Magelang. Di sepanjang jalan antara Yogyakarta dan Magelang sudah banyak terjadi fenonema konversi lahan dari lahan pertanian khususnya sawah ke non pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah, mengetahui keinginan petani untuk mempertahankan kepemilikan lahan sawah, mengidentifikasi faktor ? faktor yang memengaruhi pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah dan keinginan petani untuk mempertahankan lahan sawah serta mengetahui pengaruh pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah terhadap keinginan petani mempertahankan kepemilikan lahan sawah. Metode dasar penelitian ini adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan jumlah sampel dilakukan secara proposional, sedangkan pengambilan respondennya secara random. Kuesioner penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sehingga dapat dikatakan layak. Analisis yang digunakan adalah analisis tabel frekuensi untuk tujuan pertama dan kedua, analisis regresi ordinal untuk tujuan ketiga dan keempat, serta analisis regresi linear sederhana untuk tujuan terakhir Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah secara umum adalah sedang (51,8%). Tingkat keinginan petani untuk mempertahankan kepemilikan lahan sawah secara umum adalah sedang (50%). Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah adalah pendapatan petani dari usahatani, frekuensi petani mengikuti penyuluhan pertanian, pendidikan petani, alasan utama petani untuk bertani, serta keikutsertaan petani dalam kelompok tani. Faktor-faktor yang memengaruhi keinginan petani mempertahankan kepemilikan lahan sawah adalah umur, pendidikan petani, jarak lahan sawah dari Kota Yogyakarta dan Kota Magelang, frekuensi petani mengikuti penyuluhan pertanian, serta keikutsertaan dalam suatu kelompok tani.. Pengaruh pengetahuan petani tentang multifungsi lahan sawah terhadap keinginan petani mempertahankan kepemilikan lahan sawah adalah rendah (29.6%).
Kata Kunci :