Pemanfaatan citra quickbird dan sistem informasi geografis untuk pemetaan dan evaluasi vektor penyakit demam berdarah tahun 2013 : Studi kasus kecamatan Bekasi Barat kota Bekasi
Reiska Nabila Ekaputri,
2014 | Skripsi |INTISARI Kesehatan apabila tidak dijaga dengan baik akan mengakibatkan tubuh yang mulai tejangkit oleh penyakit. Terutama penyakit yang terjadi pada pergantian musim yaitu penyakit demam berdarah. Pada saat ini, kejadian persebaran penyakit sudah bisa diprediksi sebelumnya dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh dan sistem infomasi geografis sehingga masyarakat sudah bisa mengantisipasi terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan citra QuickBird untuk mengekstraksi parameter untuk penyakit demam berdarah, mengetahui tingkat kerawanan pada setiap daerah terhadap persebaran penyakit demam berdarah di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi dan mengevaluasi parameter terhadap persebaran vektor penyakit demam berdarah di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Metode dilakukan dengan intepretasi citra Quickbird, penentuan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling, uji ketelitian menggunakan confusion matrix calculation dan evaluasi parameter menggunakan analisis statistik regresi. Penggunaan Citra Quickbird dalam mengekstraksi parameter terkait penyakit demam berdarah memiliki tingkat ketelitian interpretasi 85,3%. Kelas kerawanan terhadap persebaran penyakit demam berdarah terbagi tiga yaitu, rendah, sedang dan tinggi. Kelas kerawanan sedang dapat ditemukan di Kelurahan Bintara, Bintara Jaya, Kota Baru dan Kranji, sedangkan kerawanan tinggi berada pada Kelurahan Jakasampurna. Evaluasi parameter yang berpengaruh yaitu kepadatan permukiman, kepadatan penduduk dan kondisi tempat penampungan air.
Kata Kunci :