Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Penerapan Self Assessment System Terhadap Penerimaan Pajak penghasilan (Studi Kasus Wajib Pajak Penghasilan orang Pribadi Di KPP Pratama Sleman, Yogyakarta)

ZULIANTI, NAILI (Adv.: Irfan Nursasmito, Drs., M.Si.), Irfan Nursasmito, Drs., M.Si.

2012 | Skripsi | S1 Accounting

Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan utama Pemerintah Republik Indonesia pada sektor non migas yang dimanfaatkan pemerintah untuk membiayai pengeluaran di segala bidang guna kesejahteraan rakyat. Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, pemerintah mengubah sistem pemungutan dari Official Assessment System menjadi Self Assessment System. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan self assessment system yang dicerminkan pada jumlah wajib pajak penghasilan orang pribadi dan SPT Masa yang disetor terhadap penerimaan pajak penghasilan.

Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji variabel independan yaitu jumlah wajib pajak penghasilan orang pribadi yang terdaftar (X1) dan Jumlah SPT Masa yang dilaporkan (X2) terhadap variabel dependennya yaitu Penerimaan Pajak Penghasilan (Y) dalam kurun waktu tahun 2007 sampai dengan tahun 2010. Berdasarkan hasil uji F dari analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kedua variabel yaitu jumlah wajib pajak penghasilan orang pribadi yang terdaftar (X1) dan Jumlah SPT Masa yang dilaporkan (X2) sebagai prediktor atau estimator dalam pengaruhnya terhadap variabel dependennya yaitu Penerimaan Pajak Penghasilan (Y). Selanjutnya pada uji t dari hasil analisis regresi linier berganda secara parsial hanya variabel SPT Masa yang disetor yang berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu penerimaan pajak penghasilan. Dalam penelitian ini sistem pemungutan yang dilaksanakan kurang dapat berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan adanya pengetahuan yang kurang dari wajib pajak terhadap sistem yang digunakan dan dimungkinkan dari persepsi wajib pajak dan faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian.

Taxation is one of the main sources of revenue for IndonesianÂ’s Goverment in the non-oil sectors, which utilized to support government spending in all sectors for public's welfare. In order to optimize income tax, the government could alter tax collection system the from the Official Assessment System to be Self Assessment System. This study aims to analyze the effect of self assessment systemÂ’s application, as reflected in the amount of individual income-tax-payers and SPT Masa (Surat Pemberitahuan) towards income tax revenue.

This study uses multiple linear regression analysis to test independan variables: the amount of income tax shall be individuals who registered (X1) and the reported number of SPT Period (X2) on the dependent variable, namely the Income Tax Receipts (Y) in the period of 2007 until 2010. Based on the F test results from multiple regression analysis, it shows that these two variables: the number of individual income taxpayers who registered (X1) and the reported number of SPT Masa (X2) as predictors or estimators in effect on the dependent variable, namely the Income Tax Receipts (Y). Furthermore, on t test results shows partially only SPT Masa has significant effect on income tax variable. In this study the tax colection systems is not well performed. This is because of tax payerÂ’s lack of knowledge on the system applied and likely because of tax payerÂ’s perception and other factors which is not included in the study.

Kata Kunci : pajak penghasilan, wajib pajak, SPT Masa, income tax, taxpayers, SPT Masa, the Self Assessment System.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.