Pengaruh Ketidakpastian Tugas Terhadap Hubungan Antara Karakteristik Sistem Akuntansi Manajemen dan Kinerja Manajerial
Zul Azmi (Pemb : Dr. Gudono, MBA), Dr. Gudono, MBA
2003 | Tesis | S2 Accounting
Studi ini menguji pengaruh interaklif antara variabel ketidakpastian tugas dan desain sistem akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial. Desain sistem akuntansi manajemen dalam hal ini dijelaskan oleh tersedianya karakteristik informasi yang disbutl dengan broad scope dan timeliness. Ketidakpastian tugas mengacu pada adanya perbedaan jumlah informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah tugas dengan jumlah informasi yang telah dimiliki (Galbraith. 1973; Chong. 1996
Sampel peneliian ini adalah 62 responden ,(manajer produksi dan manajer pemasaran) yang berasal dari perusahaan manufaktur di Indonesia. Hasil survey kuiesioner dianalisa menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian mendukung hipotesis bahwa dalam situasi ketidakpastian tugas tinggi. pemanfaatan informasi sistem akuntansi manajemen broad scope berdampak pada perbaikan dan peningkatan kinerja manajerial. Analysis lebih lanjut dengan menggunakan dimensi dari ketidakpaslian tugas mengindikasikan bahwa dimensi task variability sesungguhnya yang bertanggung jawab terhadap didukungnya hipotesis tersebut. Hal ini dibuktikan oleh adanya interaksi yang signifikan secara statistik antara task variability dan pemanfaatan informasi broad scope terhadap kinerja manajerial. Hasil pengujian lainnya mengindikasikan tidak didukungnya hipotesis bahwa semakin tinggi ketidakpastian tugas yang dirasakan. semakin positif hubungan antara pemanfaatan informasi sistem akuntansi manajemen timeliness dan kinerja manajerial.
This study investigates the interactive effect of task uncertainty and management accounting system design on managerial performance. Management accounting system design was defined in terms of perceived availabilitv of characteristics of information, namely, broad scope and timeliness. Task uncertainty refers to the difference between the amount of information required to perform the task and the amount of information already processed (Galbraith, 1973).
The response of 62 managers (production and marketing) drawn from a cross-section of Indonesian manufacturing companies. to questionnaires survey were analyzed by using a multiple regression technique. In addition, an analytical method utilizing partial derivative to test the contingency relationship was also used. The result encounters the hypothesis that under a high task uncertainty situation. the extent of use of broad scope management accounting system (MAS) information led to effective managerial decision and improve managerial performance. Further analysis found that it's only the task variability dimension task uncertainty which is principally responsible for the result that supporting the relationship between the use of broad scope MAS information and managerial performance. Other result of this research found that the interactions between more timelv management accounting system (MAS) information and task uncertainty had no significant effect on managerial performance.
Kata Kunci : Ketidakpastian Tugas. Sistem Akuntansi Manajemen. Teori Kontinjensi. Kinerja Manajerial, Task Uncertainty, Management Accounting System. Contingency Theory, Managerial Performance