Pengaruh Kepemimpinan Transaksional dan Transformasional pada Kepuasan Kerja studi Pada Hotel Inna Garuda Yogyakarta
ZUHROTUN NISAK(pembimbing: Tarsisius Hani Handoko, Dr., MBA), Tarsisius Hani Handoko, Dr., MBA
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transaksional
dan transformasional pada kepuasan kerja karyawan yang dilakukan pada hotel Inna
Garuda Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberadaan seorang
pemimpin dalam sebuah organisasi karena memiliki peranan yang strategis dalam
mencapai tujuan organisasi dengan menciptakan visi, misi, dan mengembangkan strategi
untuk mempengaruhi bawahannya sesuai yang diinginkan oleh organisasi.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non
probability sampling yaitu dengan teknik purposive sampling dan menggunakan
pertimbangan (judgment) tertentu, yaitu karyawan dengan syarat minimal telah bekerja
selama satu tahun dan di bawah oleh seorang pemimpin. Jumlah sampel dalam penelitian
ini adalah 78 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode survey dan
menyebarkan kuesioner kepada responden. Penelitian ini menggunakan hipotesis
augmentasi dengan metode analisis hirarki, yaitu kepemimpinan transaksional
diregresikan dengan kepuasan kerja karyawan, kemudian variabel kepemimpinan
transformasional ditambahkan pada persamaan kedua.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transaksional berpengaruh
positif dan signifikan pada kepuasan kerja karyawan. Kepemimpinan transformasional
dapat menjelaskan variansi pada kepuasan kerja karyawan melebihi yang sudah
dijelaskan oleh kepemimpinan transaksional.
This research is proposed to identify the influence of transactional and transformational leadership over employee work-satisfaction at Inna Garuda Hotel, Yogyakarta. This research became
essential since leadership within organization hold strategic roles in gaining organization objectives and determines vision, mission and developing its strategic to influence employee according in line with
organizations preference.
Sample is determined through probability sampling that is purposive sampling and using specific judgment as employee with one year occupied and under one leader. Sample is consists of 78 participants.
Data is collected employ survey method and questioner. Augmentation hypothesis with hierarchy analysis method as regressed transactional-leadership with employee satisfaction is used, and
transformational-leadership is added in second estimation.
Research result demonstrated that transactional leadership positively and significantly influences employee satisfaction. Transformational leadership can explain employee satisfaction variation beyond
previously described by transactional leadership.
Kata Kunci : kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, regresi hirarki, hipotesis augmentasi, work satisfaction, transformational leadership, transactional leadership, hierarchy regression, augmentation hypothesis