Laporkan Masalah

Studi Tentang Pengaruh Kognisi Pengetahuan terhadap Kinerja Organisasi: Intorduksi Variabel Mediasi penciptaan Pengetahuan di Kalangan Usaha Kecil Menengah

ZAILANI, RINAWATI (adv.: Hargo Utomo, Dr., M.B.A., M.Com.), Hargo Utomo, Dr., M.B.A., M.Com.

2014 | Tesis | S2 Management

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kognisi pengetahuan terhadap penciptaan pengetahuan dan kinerja organisasi, serta menguji penciptaan pengetahuan sebagai variabel pemediasi. UKM sektor makanan lekat dengan pengetahuan implisit, sehingga perlu identifikasi pengaruh pengetahuan implisit yang tercermin dalam kognisi pengetahuan untuk kemajuan bisnis. Penelitian ini dilakukan pada Usaha Kecil Menengah sektor makanan di provinsi Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 122 pelaku usaha di UKM sektor makanan yang diperoleh berdasarkan survei dengan menyebarkan kuisioner. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana dan regresi hirarkhis untuk pengujian hipotesis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kognisi pengetahuan berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi dan kognisi pengetahuan juga berpengaruh positif terhadap penciptaan pengetahuan. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan penciptaan pengetahuan tidak berpengaruh terhadap kinerja organisasi dan tidak memediasi pengaruh antara kognisi pengetahuan dan kinerja organisasi.

Berdasar hasil penelitian yang dilakukan, studi ini memberikan beberapa temuan penting antara lain: pemimpin UKM mempunyai gaya kognitif inovator karena cenderung menggunakan pengetahuan implisit dan pemimpin UKM berperan penting dalam transfer pengetahuan implisit untuk penciptaan pengetahuan.

The objective of this study is to examine the effect of knowledge cognition on organizational performance and knowledge cognition on knowledge creation, and also to verify the mediating role of knowledge creation in the relation between knowledge cognition and organizational performance. SME food sector disposed to tacit knowledge, and need a study to verify the role of tacit knowledge on knowledge cognition for better performance. The research was conducted on Small and Medium Enterprises (SMEs) in the food sector in Yogyakarta. This study reached 122 respondents by distributing questionnaires.

The results show that knowledge cognition has positive effect on organizational performance and knowledge cognition has a positive effect on knowledge creation. This study also reveals that knowledge creation has no positive effect on organizational performance and knowledge creation has no mediating role in the relation between knowledge cognition and organizational performance.

Findings of the study indicate that SMEs leader has cognitive style as innovator who prefer to work with knowledge that is relatively tacit, and the leader plays an important role in the transfer of tacit knowledge to knowledge creation.

Kata Kunci : Kognisi pengetahuan, penciptaan pengetahuan, kinerja organisasi, UKM sektor makanan, cognition of knowledge, knowledge creation, organizational performance, SMEs food sector.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.