MENGUKUR KEDALAMAN KEJUTAN KEBIJAKAN MONETER MELALUI PASAR CADANGAN BANK DI INDONESIA ; PENDEKATAN VAR STRUKTURAL : 1993:01-2003:12
Yusuf Setiawan Syukur (Pemb : Prof. Dr. Insukindro, M.A), Prof. Dr. Insukindro, M.A.
Pada tataran operasional, implementasi kebijakan moneter (day to day operation) yang actual oleh bank sentral terjadi di pasar cadangan bank umum. Secara teoritis, interaksi antara penawaran maupun permintaan cadangan bank menentukan tingkat suku bunga pasar uang antar bank. Variasi dalam total cadangan bank memiliki implikasi terhadap pergerakan dalam besaran moneter yang lebih luas (Ml, M2, dU.). Sementara, pergerakan dalam tingkat suku bunga pasar uang antar bank mempengaruhi tingkat suku bunga pasar lainnya. Melalui instrumen kebijakan yang tersedia (yaitu, cadangan wajib minimum, tingkat suku bunga diskonto dan operasi terbuka), bank sentral mengintervensi pasar cadangan bank dalam rangka mempengaruhi jumlah uang beredar, tingkat suku bunga pasar dan pada akhirnya output dan inflasi.
Penelitian ini membahas efek kejutan kebijakan moneter dalam jangka pendek di Indonesia menggunakan pendekatan VAR struktural. Model yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti De Arcangelis dan Di Giorgio (1999). Kejutan kebijakan moneter diperoleh dengan mengisolir kejutan lain yang terjadi di pasar cadangan bank. Setelah beberapa restriksi diberikan, maka dua model yang berbeda berdasarkan kejutan kebijakan moneter yang teridentiftkasi akan diinterpretasikan sebagai dua prosedur operasi yang mungkin oleh bank sentral di pasar cadangan bank, dalam hal ini prosedur operasi tingkat suku bunga PUAB (Model IOV) dan prosedur operasi cadangan bukan pinjaman (Model NBR).
Menggunakan uji overidentifikasi, maka akan diperoleh prosedur operasi yang paling diterima oleh data. Dengan demikian, prosedur operasi yang berlaku akan dipandang sebagai ukuran kedalaman kebijakan moneter yang relevan. Sementara, impulse response functions mengamati bagaimana respon dinamis output dan inflasi terhadap kejutan kebijakan moneter. Menggunakan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD), penelitian ini juga ingin mengetahui kontribusi kejutan kebijakan moneter dalam menjelaskan variabilitas output dan inflasi.
Kata Kunci : Bank Indonesia, Pendekatan VAR Struktural, kebijakan moneter