Laporkan Masalah

ANALISIS EMPIRIS ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE TERKAIT ORIENTASI ENERGI DAN KLASIFIKASI TINGKAT PEMBANGUNAN NEGARA PERIODE 1991-2010

Yustisia, Dea (Adv.: Catur, Sugiyanto, Prof. M.A., Ph.D.), Catur, Sugiyanto, Prof. M.A., Ph.D.

2013 | Skripsi | S1 Economics

Polusi seringkali muncul pada tahapan awal, semakin memburuk dan pada akhirnya baru dapat diatasi ketika pendapatan negara meningkat. “Tumbuh dahulu, dibereskan nanti” menjadi prinsip utama dari banyak negara, khususnya negara berkembang rendah dan menengah untuk memperluas kesejahteraan ekonomi negara. Tapi kemudian, prinsip ini dapat berbalik menjadi strategi jangka panjang yang mahal dan dapat mengancam pembangunan ekonomi berkelanjutan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi eksistensi Kurva Lingkungan Kuznets (EKC) pada data panel dari tiga klasifikasi negara menurut tingkat pembangunan ekonomi dan orientasi energi, seperti halnya konsumsi energi, ekspor energi, impor energi, dan penggunaan energi alternatif pada periode 1991-2010. Kami menggunakan metode data panel untuk mengestimasi model pada tiga klasifikasi negara dan melakukan tes beberapa metodo ekonometrika dan statistika untuk data. Secara umum, ditemukan bahwa pembuktian untuk teori EKC hanya pada negara dengan tingkat pembangunan menengah dan terdapat penolakan dalam kasus kategori negara lainnya, serta adanya perbedaan jenis sumber energi yang signifikan mempengaruhi emisi per kapita di setiap klasifikasi negara. Kami juga menemukan bahwa energi alternatif memiliki peran penting bagi pembangunan berkelanjutan dan kami dapat menyimpulkan bahwa investasi dan kesepakatan bersama dalam energi ramah lingkungan dapat menjadi faktor yang signifikan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Pollution often appears first to worsen and later to improve as countries’ incomes grow. “Grow first, clean up later” become the main principle of many countries, especially low and middle development countries to expand the economic welfare of the country. But then, this principle can be long run expensive strategy and can threat the sustainable of economic development itself. The aim of this paper is to investigate the existence of Environmental Kuznets Curve (EKC) for panel data of three classifications of countries according to development level and energy orientation, such as consumption of energy, export of energy, import of energy, and share of renewable energy consumption over the period 1991-2010. We use the panel data method to estimate the model for three classifications of countries and do some treatment tests for the data. In general, we find support for the EKC only for middle development countries and for its rejection in other cases and there are different types of energy sources which are significantly affected emission per capita in every country classification. We also found that renewable energy has an important role for sustainable development and we may conclude that investment and joint agreement in clean energy can be significant factors to actualize sustainable development.

Kata Kunci : Environmental Kuznets Curve (EKC), Polusi, Energi, Data Panel, Pembangunan, Pollution, Energy, Panel Data, Development


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.