Laporkan Masalah

EVALUASI PENGUKURAN KINERJA RUMAH SAKIT (Studi Pada RSK Kebidanan dan Penyakit Kandungan BHAKTI IBU)

YUSKIN, NOVIA RINDAYANI (Adv. Drs. RUSDI AKBAR Ak, M.Sc), Adv. Drs. RUSDI AKBAR Ak, M.Sc

2002 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Antara tahun 1850 sampai dengan 1975 organisasi memasuki era industri di mana organisasi akan sukses melalui seberapa baik mereka menangkap manfaat dari economies of scale and scope. Selama era industri, sistem pengendalian keuangan di perusahaan dikembangkan untuk memantau efisiensi dan memudahkan alokasi keuangan dan modal fisik. Ringkasan pengukuran keuangan dapat sekaligus mengarahkan modal intern perusahaan ke penggunaan Yang paling efektif dan memantau efisiensi modal fisik dan keuangan yang digunakan divisi operasi untuk menciptakan nilai bag. kesejahteraan pemegang saham. Pada era ini, pengukuran kinerja keuangan tradisional beken a dengan cukup sukses.

Kekurangan pada pengukuran kinerja yang hanya mengandalkan informasi keuangan memicu munculnya metode Balanced Scorecard. Tujuan utama industry kesehatan adalah memberikan jasa. Namun karena jumlah dan mutu jasa yang diberikan sanRat sulit atau bahkan tidak dapat dihitung, malca kinerja sehuburigan dengan tujuan utama organisasi menjadi sulit untuk diukur. Bagi rumah sakit, mereka akan mengalami kesulitan apabila menilai kinerja hanya dengan menggunakan informasi keuangan saja seperti yang telah dijelaskan di atas. tetapi pendekatan Balanced Scorecard dapat membantu mengatasi kekurangan ini karena tidak hanya menekankan pada pengukuran keuangan saja tetapi juga dari tiga perspektif la nnya sehingga menyempumakan penilaian kinerja yang telah ada.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengelolaan kinerja di rumah sakit khusus kebidanan dan penyakit kandungan Bhakti Ibu dengan menggunakan pengukuran kinerja yang telah dipakai selama in' dan dengan metode Balanced Scorecard. Dalam penelitian ini akan dievaluasi pengelolaan kinerja di rumah sakit khusus Bhakti Ibu dengan menggunakan pengukuran kinerja yang telah dipakai selama ini dan menganalisis aspek yang membentuk dan mendukung penerapan system pengukuran kinerja dengan konsep Balanced Scorecard beserta alat ukur yang dapat d gunakan. Dalam melakukan analisis terhadap data,' penults menggunaka pendekatan deslcriptif kualitatif yaitu menganalisis data-data primer yang telah dikumpulkan melalui studi kasus, yang diperoleh melalui wawancara serta observasi, dengan menggunakan berbagai teon-teori yang telah dikumpulkan dari studi pustaka.

Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan sebelumnya maka diketahui bahwa pengukuran kinerja yang dilakukan oleh Bhakti Ibu belum dilakukan secara menyeluruh dan seimbang karena hanya melakukan pengukuran kinerja keuangan dan sebagian pengukuran kineija perspektif proses bisnis internal. Selain itu Bhakti Ibu tidak mempunyai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan organisasi di dalam .m. emperbaiki kinerja mereka.

Dari hasil analisis juga dapat disimpulkan bahwa Bhakti Ibu dapat menerapkan metode pengukuran Balanced scorecard untuk mengukur kinerja mereka karena selama int walau hanya data pada perspektif keuangan dan sebagian data pada perspektif proses bisnis internal yang diolah untuk diukur namun data lain yang diperlukan untuk mengukur kinerja Bhakti Ibu pada perpsekt f lainnya telah tersedia untuk diolah atau dapat dilakukan segera penangkapan dan pengolahan data yang diperlukan.

Berdasarkan kesimpulan di atas saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: Rumah Sakit Khusus Bhakti Ibu sehaiknya menerapkan Balanced Scorecard di dalam pengikuran kinerja mereka karena Balanced Scorecard merupakan alat ukur yang komprehensif, koheren, dan seimbang. Dengan menggunakan Balanced Scorecard Bhakti Thu dapat mengukur secara seimbang antara kinerja financial dengan kinerja nonfinansi al. Selain itu, Balanced Scorecard dapat menjadi penghubung antara tujuan janglca panjang dan tujuan jangka pendek serta antara tolak ukur pengukuran dan strategi organisasi. Bhakti Ibu dapat menggunakan indicator pengukuran kinerj a usulan dari penulis atau ruengembangkan indikator pengukuran kinerja yang menurut Bhakti Thu lebih sesuai dengan tujuan dan strategi Bhakti Thu atau terhadap perubahan dan perkembangan tujuan dan strategi di masa yang akan dating. Selain itu, standar yang diusulkan oleh penulis sebaiknya ditinjau kembali paling tidak setahun sekali untuk m enyesua kan dengan perubahan kondisi Bhakti Ibu yang munakin terjadi.

-

Kata Kunci : evaluasi; kinerja; kualitas layanan; akuntansi; rumah sakit; organisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.