ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BERBAGAI PASAR MODAL UTAMA ASEAN
YURIANTO, PRIYO SAJARWO (Adv.DR. Godono, MBA.), DR. Godono, MBA.
Perataan laba terjadi apabila manajer menggunakan judgement pada pelaporan keuangan dalam penstrukturan transaksi dengan cara mengubah laporan keuangan agar bisa
mengelabui stakeholder mengenai kondisi ekonomis perusahaan, atau mempengaruhi hasil kontrak yang penilaiannya hanya berdasarkan pada angka-angka akuntansi.
Tujuan studi ini adalah untuk menyediakan bukti empiris mengenai perataan laba yang terjadi di empat pasar modal ASEAN dan menguji hubungannya antara dividend payout
ratio, profitability, debt to equity ratio, size, and nasionalitas perusahaan dengan praktik perataan laba.
Dengan menggunakan 1315 data perusahaan selama periode 1986-1995, dengan kriteria tertentu, didapatkan sample sebanyak 313 perusahaan pada keempat pasar modal negaranegara ASEAN. Kami menguji menggunakan Mann-Whitney Test dan Chi Square Test dalam uji analisis univariate. Untuk lebih meyakinkan, akan dilakukan pengujian kembali
dengan logistic regression dalam analisis multivariate.
Dengan analisis univariat, ditemukan hubungan antara perataan laba dengan dua dari lima variabel yang diuji, yaitu size dan nasionalitas perusahaan. Tetapi, dengan analisis multivariate, kami tidak menemukan bukti hubungan antara praktik perataan laba dengan kelima variabel yang diuji. Penjelasan yang memungkinkan mengenai perbedaan tersebut adalah: pertama, dengan uji univariate, masing-masing variabel independen diuji secara terpisah. Kedua dengan uji multivariate, tiap-tiap variabel independen diuji secara bersamaan. Konsekuensinya, pengaruh dan masing-masing variabel akan saing menghilangkan.Studi ini masih belum memadai. Masih Banyak faktor dan masih banyak kemungkinan pengembangan penelitian lebih lanjut.
Income smoothing occurs when managers use judgement in financial reporting and in structuring transactions to alter financial reports to either mislead some stakeholders
about the underlying economic performance of the company, or to influence contractual outcomes that depend on reporting accounting numbers. The purposes of this study are to provide the empirical evidence on income smoothing
that happened at four stock exchange East Asian countries and to examine the relationships between dividend payout ratio, profitability, debt to equity ratio, size,
nationality of corporate, and income smoothing practices.
Using 1315 corporate data over 1986-1995 period, with underlying criteria, we get 313 corporate samples at four stock exchange East Asian Countries. We investigate using
Mann-Whitney Test and Chi Square Test in univariate analysis. To ensure, we reexamine using Logistic regression in multivariate analysis. Using univariate analysis, we find the relationship between income smoothing and two for five variables, size and nationality of corporate. But, using multivariate analysis, we
did not find the relationship between income smoothing practices and all five variables. Possible explanations about that differences are: first, using univariate test, each independent variables be examined in separate test. Second, using multivariate test, each independent variables be examined together. Consequently, the impact of each variables missing each others. This study is not comprehensive yet. More factors and potential avenue exist for future research.
Kata Kunci : Perataan laba, rasio deviden payout, profitabilitas, rasio hutang terhadap modal, ukuran, dan nasionalitas perusahaan