KETERKAITAN ANTARA INTERNATIONAL BUSINESS CYCLE DAN MAKROEKONOMI INDONESIA: PENDEKATAN GLOBAL VAR (GVAR) (PERIODE OBSERVASI 1980Q1-2009Q4)
Yuniati, Puri (Adv.: Christiana Suparmi, Dra., S.U.), Christiana Suparmi, Dra., S.U.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara siklus bisnis internasional dan makroekonomi Indonesia selama periode 1980Q1-2009Q4 dengan menggunakan model GVAR yang dikembangkan oleh Pesaran et al. (2004) dan Dees et al. (2007). Model GVAR merupakan suatu model yang mampu menghubungkan model spesifik di setiap negara ke suatu model yang berskala global.
Penelitian ini juga menguji berbagai macam guncangan (impulse response) seperti guncangan harga minyak, guncangan PDB riil dari Amerika Serikat, China, kawasan Asia (Indonesia, Korea, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapura), serta guncangan PDB riil global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guncangan PDB riil yang berasal dari kawasan Asia (Indonesia, Korea, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapura) berdampak paling besar terhadap makroekonomi Indonesia selama periode observasi.
This research aims to analyze the linkages between international business cycles and Indonesian macroenomy over the period 1980Q1-2009Q4 using the Global Vector Autoregressive (GVAR) model proposed by Pesaran et al. (2004) and Dees et al. (2007). GVAR model represents an accessible way of incorporating country-specific models into a global framework which overcome the typical dimensional problems associated with such a large scale models.
This reseach also focusing on a number of impulse response functions such as oil price shock, real output of United States, China, rest of Asia (Indonesia, Korea, Filipina, Thailand, Malaysia, and Singapura), and global real output. This result implies that real output shock from rest of Asia (Indonesia, Korea, Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura) has the biggest impact to Indonesian macroeconomy over the observation period.
Kata Kunci : siklus bisnis internasional, makroekonomi Indonesia, model GVAR, international business cycle, Indonesian macroenonomy, GVAR model, generalized impulse response function (GIRF), and generalized forecast error decomposition (GFEVD).