ANALISIS PENGARUH KEPUASAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT MADU BARU PG/PS MADUKISMO YOGYAKARTA
YUNIAR (Adv : Dra. Diah Retno Wulandaru, MBA), Dra. Diah Retno Wulandaru, MBA
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di PT Madu Baru PG/PS Madukismo Yogyakarta. Kepuasan kerja (Xi) sebagai variabel bebas pertama terdiri dari beberapa aspek yaitu tantangan kerja, imbalan dan
penghargaan, kondisi kerja, rekan kerja dan kesesuaian kerja dengan kepribadian.
Motivasi kerja (X2) terdiri dan aspek fisik, rasa aman, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri. Sedangkan sebagai variabel terikat adalah produktivitas kerja (Y)
yang dijabarkan menjadi aspek tanggung jawab, kesesuaian dengan target, efisiensi dan efektivitas, disiplin dan tingkat absen.
Populasi penelitian adalah seluruh karyawan pelaksana PT Madu Baru PG/PS Madukismo yang berjumlah 560 orang karyawan. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 112 orang (20%) dari populasi dengan teknik proportional random sampling, yang dilakukan dengan pertimbangan tenaga,
waktu dan dana yang tersedia dan dianggap cukup representatif untuk mewakili populasi yang diteliti.
Pertama dilakukan uji instrumen penelitian dengan menyebarkan terlebih dahulu 32 kuesioner untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas dengan a sebesar 5% menunjukkan adanya beberapa item yang gugur, namun item yang gugur tetap diikutsertakan dalam pengujian selanjutnya karena item yang gugur tidak terlalu signifikan jumlahnya. Semua item kuesioner reliabel
dengan tingkat reliabilitas yang sangat tinggi (antara 0,800 — 1,000).
Dan 112 kuesioner yang dibagikan yang kembali sebanyak 95 kuesioner.
Hasil uji linieritas dan multikolinieritas menunjukkan hubungan yang linier antara kepuasan kerja (Xi) dan produktivitas (Y), sedangkan hubungan motivasi kerja
(X2) dan produktivitas kerja (Y) sifatnya kuadratik, namun hal ini diatasi dengan mentransformasikan nilai X2 sehingga sifat hubungannya menjadi linier. Diantara
variabel-variabel bebas (X1 dan X2) tidak terdapat hubungan multikolinier sehingga uji regresi dapat dilanjutkan.
Uji korelasi menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja memiliki hubungan yang lemah dan tidak signifikan dengan produktivitas kerja. Sedangkan variabel motivasi kerja menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Secara bersama-sama variabel kepuasan kerja dan motivasi kerja memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja dan keduanya memberikan sumbangan sebesar 8,119%, sedangkan sisanya
91,881% ditentukan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti. Motivasi kerja memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap produktivitas kerja dibandingkan kepuasan kerja.
Kata Kunci : Produktivitas Kerja, PT.Madu Baru PG/PS Madukismo, Yogyakarta