Pengaruh Kompetensi, Skeptisisme Profesional Dan Tekanan Waktu Terhadap Kualitas Pemeriksaan Pajak
YULIYANTO, EKA (Adv.: Slamet Sugiri, Prof. Dr., M.B.A., C.M.A), Slamet Sugiri, Prof. Dr., M.B.A., C.M.A
Dalam sistem self assesment Pemeriksaan Pajak berperan penting sebagai salah satu bentuk alat penegakan hukum yang diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak dan pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak. Meskipun pemeriksaan pajak sangat penting dalam keberhasilan sistem self assesment, namun diakui bahwa sampai saat ini pemeriksaan pajak belum optimal. Rendahnya pencapaian penerimaan pajak dari kegiatan pemeriksaan pajak, banyaknya keberatan atau banding yang dimenangkan wajib pajak menunjukan pentingnya DJP untuk memperhatikan kualitas pemeriksaan pajak. Dalam berbagai literatur, kualitas pemeriksaan dapat dipengaruhi oleh kompetensi auditor, sikap skeptis, dan adanya tekanan waktu.
Penelitian ini ingin mengetahui apakah variabel kompetensi, skeptisisme profesional, dan tekanan waktu juga berpengaruh terhadap kualitas pemeriksaan pajak. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemeriksa pajak di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur III yang berjumlah 117 pemeriksa pajak. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria telah diangkat dalam jabatan pemeriksa pajak minimal 1 tahun masa kerja dan telah mengikuti dan lulus diklat dasar pemeriksa pajak. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur masing-masing variabel penelitian. Hipotesis penelitian diuji menggunakan regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pemeriksaan pajak, sedangkan skeptisisme profesional dan tekanan waktu tidak berpengaruh terhadap kualitas pemeriksaan pajak.
Tax Audit has an important role as one of the tools of law enforcement and is expected to increase voluntary compliance and ultimately increase tax revenues. Although the tax audits are very important in the success of the self assessment system, but it is recognized that to date tax audit has not been optimal. The low achievement of tax revenue from activity tax audit, appeal the amount awarded to the taxpayer shows that the Directorate General of Taxation has to pay attention to the quality of tax audits. In some literatures, audit quality can be influenced by the competence of auditors, profesional skepticism, and the time pressure.
This study investigates whether these variables also affect to the tax audit quality. The population used in this study was tax auditor in East Java III region tax office totaling 117 tax auditor. This research use purposive sampling method with the criteria has been officiated as the tax auditor at least 1 year of work experience and have followed and passed the basic training of tax auditors. This study used questionnaires to measure each of the study variables.
The research hypotheses were tested using multiple linear regression. The results showed that the competence has significant influence on the tax audits quality, while professional skepticism and time pressure has no effect on the tax auditquality.
Kata Kunci : kompetensi, skeptisisme profesional, tekanan waktu, kualitas pemeriksaan pajak, competence, professional skepticism, the pressure of time, tax audit quality.