Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Pilihan Kebijakan Pendanaan Perusahaan

YONATAN, ANDY. (Adv.: Indra Wijaya Kusuma, Dr., MBA), Indra Wijaya Kusuma, Dr., MBA

2014 | Skripsi | S1 Accounting

Dalam dunia perusahaan sekarang ini sering terjadi konflik antara manajer sebagai agen dengan pemilik perusahaan (pemegang saham). Konflik antara manajer dengan pemilik ini disebabkan adanya konflik kepentingan antara manajer sebagai agen dan pemilik sebagai akibat adanya perbedaan tujuan. Untuk mencegah dan mengurangi agency problem, maka pemilik perusahaan harus mengeluarkan agency cost. Ada 3 cara yang dapat dilakukan oleh pemilik perusahaan untuk mengurangi agency cost ini. Cara yang pertama adalah dengan meningkatkan insider holdings dalam perusahaan. Dengan meningkatkan insider holdings ini, maka manajer akan merasa memiliki kepentingan yang sama dengan pemilik perusahaan. Alternatif yang kedua adalah dengan meningkatkan devidend payout ratio. Dengan meningkatkan devidend payout ratio, maka manajer harus bertindak secara optimal. Alternatif yang ketiga adalah dengan melakukan peningkatan pendanaan melalui hutang. Peningkatan hutang ini menyebabkan manajer harus menghasilkan kinerja yang optimal dan perusahaan akan manajer juga akan mendapatkan pengawasan dari pihak eksternal.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dari struktur kepemilikan perusahaan terhadap kebijakan pendanaan perusahaan. Dengan kata lain penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari keberadaan insider holdings — yang merupakan salah satu cara untuk mengurangi agency cost —dengan kebijakan perusahaaan. Yang dimaksud kebijakan pendanaan disini adalah dividen dan hutang sebagai dua cara lain yang dapat dipergunakan untuk

mengurangi agency cost. Selain itu penelitian ini juga ingin melihat bagaimana hubungan antara ketiga faktor yang mempengaruhi agency cost ini secara simultan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai hubungan antara struktur kepemilikan perusahaan dengan pilihan kebijakan pendanaan perusahaan. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi masukan mengenai manfaat struktur modal untuk memonitor dan mengurangi agency conflict.

Dari pengujian yang dilakukan, secara umum dapat disimpulkan bahwa hasit analisis penelitian ini tidak sepenuhnya mendukung proposisi bahwa keputusan keuangan dan variabel insider holdings, debt, dan dividend policy saling berkaitan (intepdependen). Dari enam hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, hanya dua hipotesis yang berhasil dibuktikan. Kedua hipotesis yang berhasil dibuktikan adalah hipotesis kedua dan hipotesis keenam.

Sedangkan empat hipotesis lainnya ditolak. Dari pengujian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara debt dan dividen terhadap insider ownership. Atau dengan kata lain debt dan dividen secara individual- tidak mempengaruhi variabel insider ownership. Kebijakan apapun yang dikeluarkan yang berkaitan dengan debt dan dividend tidak akan mempengaruhi insider ownership perusahaan. Selain itu, dan pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa insider ownership tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap debt. Berapapun besarnya komposisi insider ownership dalam struktur modal perusahaan, tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap besarnya tingkat utang yang dimiliki oleh perusahaan. Selain itu, variabel debt juga memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap dividen yang dibayarkan oleh perusahaan. Keputusan perusahaan yang berkaitan dengan tingkat hutang perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap dividen yang akan dibayarkan oleh perusahaan.

Dari pengujian yang sama diperoleh keyakinan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dividen yang dibayarkan perusahaan dengan tingkat hutang perusahaan. Juga terdapat hubungan yang signifikan antara komposisi insider holdings dalam perusahaan dengan tingkat dividen yang dibayarkan oleh perusahaan. Secara individu keputusan yang berkaitan dengan .dividen akan memiliki pengaruh terhadap tingkat hutang perusahaan dan keputusan yang berkaitan dengan imider holdings akan memiliki pengaruh terhadap tingkat dividen perusahaan

Selain itu, dari exogenous variables yang turut diuji, ada 3 exogenous variables vain! memiliki pengaruh signifikan yaitu aset tetap terhadap tingkat hutang, institutional ownership dengan dividen, dan institutional ownership dengan insider holdings. Dari ketiga exogenous variables ini, variabel institutional ownership merupakan substitusi dari variabel insider holdings. Dengan demikian, untuk mengurangi agency cost dapat dilakukan substitusi antara penggunaan insider holdings maupun institutional holdings.

Kata Kunci : Pendanaan Perusahaan, Struktur kepemilikan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.