Laporkan Masalah

Kepemimpinan dan Kinerja Penerapan Teori Fiedler Pada Kantor-kantor Cabang Bank di Yogyakarta

Yamit Zulian (Pembimbing): Dr. T. Hani Handoko, MBA., Dr. T. Hani Handoko, MBA.

2016 | Tesis | S2 Management



Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah ada hubungan antara kepemimpinan dan kinerja bawahan. Dan, untuk menguji apakah kepemimpinan yang cocok dengan faktor-faktor situasional menghasilkan kinerja bawahan yang lebih tinggi, dengan menggunakan model kepemimpinan contingency Fiedler. Subyek penelitian adalah 33 prang pimpinan kantor-kantor cabang bank di Yogyakarta dan 132 orang bawahan. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Analisis data menggunakan korelasi point biserial clan uji beda rata-rata. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut I. Terdapat hubungan positif yang cukup kuat dengan nilai = 0,784 antara kepemimpinan manajer cabang bank dan kinerja bawahan. 2. Ada perbedaan kinerja bawahan yang sangat signifikan antara manajer cabang bank yang kepemimpinannya cocok dengan faktorfaktor situasional dan manajer cabang bank yang kepemimpinannya tidak cocok dengan faktor-faktor situasional. 3. Kepemimpinan manajer cabang bank yang kepemimpinannya cocok dengan faktor-faktor situasional, menghasilkan skor kinerja bawahan antara 61,75 - 88,25, sedangkan manajer cabang bank yang kepemimpinannya tidak cocok dengan faktor-faktor situasional menghasilkan kinerja bawahan antara 56,50 - 65,50. 4. Efektivitas kepemimpinan yang ditunjukkan oleh kinerja bawahan yang tinggi, secara positif dipengaruhi oleh kecocokkan kepemimpinan dengan faktor-faktor situasional. 5. Kinerja bawahan yang tinggi diperoleh dari manajer cabang bank yang kepemimpinannya cocok dengan faktor-faktor situasional dan berada pada situasi 2, 3, dan 5. 6. Terdapat 24 manajer puncak cabang bank yang kepemimpinannya cocok dengan faktor-faktor situasional, dan 21 manajer berada pada situasi 2, 3, dan 5.



The aim of this research at to analyzing whether there was a relationship between leadership and staffing. It was also to test whether leadership that is fit with situational factors results in good-quality staffing by using Fiedler's Contingency Model of Leadership Effectiveness. The objects of this research were all branch managers of banks and 132 staff of 33 branch offices of banks in Yogyakarta. Data were collected by using questionnaires that had been tested their validity and realibility. Data was analyzed by using statis tical analysis of biserial point correlation and mean test analysis. The result of the research could be concluded as follows 1. There is a positively strong relationship, with the value of rp.bis = 0.784, between the leadership of branch managers of the banks and their staff. There is a significant difference between branch managers of banks whose leadership is fit with the situational factors and branch managers of banks whose leadership is not fit with the situational factors. 3. The leadership of branch managers of banks whose leadership is fit with situational factors results in staffing score between 61.75 - 88.25; while branch managers of banks whose leadership is not fit with the situational factors results in staffing score between 56.50 - 65.50. 4. Leadership effectiveness shown by good-quality staff is positively influenced by the fitness of leadership and the situational factors. 5. Good quality of staff is the result of branch managers of banks whose leadership is fit with the situational factors and exists in the 2nd, 3rd, and 5th situations. 6. There are 24 branch managers of banks whose leadership is fit with the situational factors, and 21 branch managers are in the 2nd, 3rd, and 5th situatios.


Kata Kunci : Kepemimpinan dan Kinerja, Penerapan Teori Fiedler


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.