Analisis Prediksi Financial Distress dalam Pengelolaan resiko Kredit UKM di BNI Sentra Kredit Kecil Magelang
WURYANTO, DANI (Adv.: Boyke Rudi Purnomo, S.E., M.M.), Boyke Rudi Purnomo, S.E., M.M.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perbedaan signifikan kondisi keuangan secara statistik antara debitur yang tidak sehat atau mengalami financial distress dengan debitur yang sehat serta mengetahui faktorfaktor yang dapat mempengaruhi terjadinya financial distress terutama pada segmen kredit usaha kecil di Bank BNI Sentra Kredit Kecil Magelang.
Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang diarahkan pada kajian evaluasi atas realisasi kredit pada PT Bank Negara Indonesia SKC Magelang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dan Anova.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan, bahwa tidak terdapat perbedaan kondisi keuangan antara debitur yang tidak sehat atau mengalami financial distress dengan debitur yang sehat. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji statistik yang dilakukan untuk mengukur perbedaan rasio keuangan usaha antara nasabah yang memiliki tingkat kolektibilitas baik, cukup dan kurang baik. Hasil pengujian pada current ratio menunjukkan nilai F sebesar 0,931 dengan signifikansi sebesar 0,397. Hasil pengujian pada debt equity ratio, menunjukkan nilai F sebesar 2,900 dan signifikansinya sebesar 0,059. Pengujian pada EBITDA/ total debt, menunjukkan nilai F sebesar 2,375 dan signifikansinya sebesar 0,097. Sementara itu, pengujian pada return on equity, menunjukkan nilai F sebesar 1,516 dan signifikansinya sebesar 0,224. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan manajemen Bank BNI Sentra Kredit Kecil Magelang, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya financial distress terutama pada segmen kredit usaha kecil di Bank BNI Sentra Kredit Kecil Magelang adalah penurunan kinerja usaha (aspek teknis usaha), adanya perilaku mengakses kredit yang kurang proporsional dengan kemampuan cash flow usaha serta adanya konflik kepentingan nasabah dalam skala prioritas pembayaran kredit.
This research done in order to analyze the significancy difference as statistically between non healthy debitor or has a financial distress with healthy debitor and in order to know about factors that influence financial distress especially on credit segment of small enterprise in BNI SKC (Sentra Kredit Kecil) Magelang.
This is a descriptive research that directed to evaluate credit realization on BNI SKC Magelang. The data collecting technique use observation and documentation study. The data analysis use product moment and Anova. As the result, it can concluded that statistically, there is no a significant difference on financial condition between non healthy debitor or has a financial distress with healthy debitor. This is showed by statistic test result that done to measure difference financial ratio between debitor has collectibility as good, enough and worst. The factors that influence financial distress especially on credit segment small enterprise on BNI SKC Magelang are decreasing business performance and behaviour to access credit that not proportional with ability of business cash flow and the interest conflict for debitur on schedule priority of credit installment
Kata Kunci : financial distress, collectibility