Hubungan Interdependensi Variat Aktiva dan Variat Pasiva (Studi Empiris Perusahaan Wholesale and Retai, BEJ 2001-2006)
Wulandari, Drs. M. Irfan Nursasmito, M.SI., Ak.
2007 | Skripsi | S1 Extention - AccountingIndependensi komposisi aset dan kewajiban dalam penelitian teori struktur modal Modigliani dan Miller (1958) dinyatakan secara tidak langsung di banyak teori keuangan modern. Sementara, pemisahan keputusan investasi dan keputusan pendanaan dalam neraca perusahaan modern sebenarnya tidak menunjukkan independensi antara dua sisi neraca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara dua sisi neraca dan untuk menjelaskan sifat hubungan tersebut dengan menggunakan analisis korelasi kanonikal. Sampel data adalah perusahaan-perusahaan perdagangan (wholesale and retail) yang telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) selama 6 tahun (2001-2006). Analisis korelasi kanonikal memperlihatkan bahwa perusahaan mencocokkan struktur maturitas antara sisi kiri dan sisi kanan neraca-nya, aset tidak lancar didanai dengan kewajiban tidak lancar, sediaan digunakan sebagai jaminan untuk kewajiban lancar, aset tidak lancar digunakan sebagai jaminan kewajiban tidak lancar. Bisnis berisiko tinggi mencoba untuk mengelola resiko dengan menggunakan sedikit leverage pada sisi kanan neraca (ekuitas tinggi) yang memungkinkan manajemen untuk menurunkan kemungkinan insolvensi. Kata Kunci: komposisi aset, komposisi kewajiban, hedging (lindung), jaminan, pendanaan, insolvensi, canonical loading, korelasi kanonikal, indeks redundansi.
The independence of the asset and liability composition in Modigliani and Miller (1958) capital structure theory research is implied in much modern financial theory. While, the separation of financing and investing decisions in actual balance sheets of modern corporations do not exhibit an independence between the two sides of the balance sheet. The research purposes are to identify relationship between the two sides of the balance sheet and to explain the nature of these relationships using canonical correlation analysis. Samples of the data are the wholesale and retail firms listed In Jakarta Stock Exchange (JSX) for 6 year (2001-2006). Canonical correlation analysis shows that firms match the maturity structure between left and right sides of their balance sheet, non-current assets tend to be financed with non-current liabilities, inventories are used as collateral for current liabilities, non-current assets are used as collateral for non-current liabilities. High risk businesses may try to manage risk by using less leverage on the right side of the balance sheet (high equity) that may enable management to reduce the probability of insolvency. Keywords: asset composition, liability composition, hedging, collateral, financing, insolvency, canonical loading, canonical correlation, redundancy index.
Kata Kunci : Neraca Keuangan; Variat Pasiva; Variat Aktiva; Hubungan Interdependensi