Laporkan Masalah

PENGARUH DESAIN ORGANISASIONAL MELALUI PERSEPSI KEADILAN DAN KECENDRUNGAN MANUPULATIF TERHADAP PEROLEHAN OUTCOME MANAJER DALAM PENETAPAN HARGA TRANSFER : BUKTI EMPIRIS FIELD EXPERIMENT

WINDYASTUTI (Pembimbing:DR. SUPRIYADI, M.SC.), DR. SUPRIYADI, M.SC.

2012 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini bertujuan mendapat bukti empiris dengan menguji pengaruh desain organisasional melalui persepsi keadilan dan kecenderungan manipulatif terhadap perilaku disfungsional berupa outcome/kompensasi yang lebih tinggi dalam negosiasi harga transfer.

Penelitian ini menggunakan eksperimen partisipan mahasiswa S 1 yang telah mengambil matakuliah Akuntansi Manajemen yang bertindak sebagai manajer yang akan melakukan negosiasi penetapan harga transfer. Desain kornpensasi, merupakan treatmen dalam eksperimen ini, menggambarkau desain organisasional komplemen dan non komplemen. Variabel intervening dan moderating masing-masing adalah persepsi keadilan dan kecenderungan manipulatif. Sedangkan tingkat outcome sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan instrurnen penelitian Ghosh (2000) dengan pemilihan partisipan yang berpreferensi risiko risk averse sesuai yang diasumsikan dalam teori agensi, dan pengujian pengaruh interaksi persepsi keadilan dengan kecenderungan manipulatifterhadap outcome manajer. Metode analisis yang digunakan adalah uji t dan Anova Faktorial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh :

1. Desain organisasional mempengaruhi persepsi keadilan manajer. Mean persepsi keadilan untuk partisipan yang diberikan desain organisasional komplemen lebih tinggi daripada partisipan yang diberikan desain organisasional nonkomplemen. Kebijakan penerapan harga transfer negosiasian pada desain organisasional komplemen dipersepsi adil dan sebaliknya.

2. Pada desain organisasional yang dipersepsi tidak adil, manajer dengan kecenderungan manipulatif tinggi memperoleh outcome/kompensasi lebih tinggi dibanding manajer dengan kecenderungan manipulatif rendah. Pada desain organisasional yang dipersepsi adil, manajer dengan kecenderungan manipulatif tinggi memperoleh outcome/kompensasi tidak berbeda dibanding manajer dengan kecenderungan manipulatif rendah.

The purpose of this research is to find empirical evidence with examine the influence of organizational design via perceived fairness and manipulative disposition to dysfunctional behaviour: higher negotiation outcome in transfer pncmg.

The participant of experiment is undergraduate students that getting Management Accounting, were acting as manager who negotiate transfer pricing. Organizational design (independent variable) consist of sourcing and compensation structure, was treatment in this experiment, resulted in tenn complement and non complement design organizational. Intervening and moderating variable are perceived fairness and manipulative disposition. Negotiation outcome as dependent variable. This research used Ghosh's instrument (2000) with additionally choose risk averse participant just like agency theory and examine interaction of perceived fairness and manipulative disposition to negotiation outcome. The analysis method are t test and Factorial Anova.

The result were found that:

1. Organizational design influence perceived fairness. The mean of perceived fairness of participant in the complement organizational design was greater than participant in the non complement. A negotiated transfer pricing policy in complement organizational design should be perceived fair, and otherwise.

2. In the perceived unfair organizational design, managers with higher manipulative disposition will achieve higher negotiation outcomes than those with lower manipulative disposition.

3. In the perceived fair organizational design, managers with higher manipulative disposition will not achieve higher negotiation outcomes than those with lower manipulative disposition.

Kata Kunci : desain organisasional--persepsi keadilan--kecenderungan manipulatif ,organizational design-- perceived unfair-- manipulative disposition-- outcome.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.