Analisis Perbedaan Stressor dan Perilaku Kerja Antara Karyawan Bagian Penjahitan dan Karyawan Bagian Pengepakan, Studi Pada PT. Mataram Unggul Garment
WINDARINI, ENI (Adv.: Edi Prasetyo Nugroho, Drs., M.B.A.), Edi Prasetyo Nugroho, Drs., M.B.A.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan stressor dan perilaku kerja antara karyawan bagian penjahitan dan karyawan bagian pengepakan, studi pada PT.Mataram Tunggal Garment.
Pengumpulan data dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 90 sampel. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dan tekniknya menggunakan convenience sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 45 karyawan bagian penjahitan dan 45 karyawan bagian pengepakan PT.Mataram Tunggal Garment.
Alat analisis dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, keduanya untuk menganalisis item pertanyaan dalam kuesioner. Sedangkan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji t (independent t-test), uji korelasi berganda, dan uji regresi berganda.
Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan stressor dan terdapat perbedaan perilaku kerja antara karyawan bagian penjahitan dan karyawan bagian pengepakan. Hasil olah data untuk hipotesis ketiga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penyebab stres kerja dengan perilaku kerja baik pada karyawan bagian penjahitan dan karyawan bagian pengepakan. Selain itu, hasil analisis untuk hipotesis keempat dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh stressor terhadap perilaku kerja baik pada karyawan bagian penjahitan maupun pada karyawan bagian pengepakan akan tetapi hasilnya tidak signifikan.
The research is aimed at identifying the difference in stressor and working behavior among the employee in the sewing division and those in the packing division. The study was conducted in PT.Mataram Tunggal Garment.
The data collecting was conducted by distributing the quesionnaires to 90 sample. nonprobability sampling was adopted in the sample selection method, while the technique was convenience sampling. The sample involved 45 employees in the sewing division and 45 employees in the packing division of PT.Mataram Tunggal Garment.
The analysis tools adopted in this research included validity and reliability tests, both of which analyzed the items of the questionnaire. While testing the hypothesis, the researcher adopted the t-test (independent t-test), multiple correlation test and multiple regression test.
The result indicated that there had been difference in the stressor and working behavior between the employees in the sewing division and those in the packing division. The data analysis for the third hypotesis indicated that there was no relation between the working stress cause and the working behavior between the employees in the sewing and packing divisions. In addition, the analysis for the fourth hypotesis in the research indicated that there had been the stressor effect on the working behavior in both employees in the sewing division and packing division, although the result is insignificant
Kata Kunci : perilaku kerja, Stressor, working behavior.