Pengaruh Karakteristik Personal Auditor Terhadap Penerimaan Perilaku Disfungsional Audit
Windahirni Natastina (Adv.: Taufikur Rahman,S.E.M.B.A.,Ak.,CA.), Taufikur Rahman,S.E.M.B.A.,Ak.,CA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik personal auditor pemerintah dalam penerimaan perilaku disfungsional selama pelaksanaan audit. Karakteristik personal ditunjukkan melalui Pengendalian diri eksternal, Kinerja, Komitmen organisasi, Keinginan berpindah kerja dan Harga diri.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey melalui penyebaran kuisioner. Data yang dapat diolah dalam penelitian ini sebanyak 64 kuisioner. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM-PLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa auditor pemerintah yang melakukan Penerimaan perilaku disfungsional audit memiliki Pengendalian diri eksternal. Keinginan berpindah kerja dan Harga diri tidak berpengaruh signifikan. Kontribusi utama penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi Penerimaan Perilaku Disfungsional Audit yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pembuatan keputusan untuk menghindari menurunnya kualitas audit yang diakibatkan oleh perilaku disfungsional audit.
This study aims to determine the relationship between governments auditors personal characteristics in the acceptance of dysfunctional behavior during the audit process. Personal characteristics are demonstrated by the Locus of control, Performance, Organizational commitment, Turnover and self esteem.
Data collection was conducted by survey method by distributing questionnaires to the respondents. This data can be processed in this study were 4 questionnaires. The data analysis technique using SEM-PLS.
The research results showed that governments auditors who increasingly accept the dysfunctional behavior audit tend to have characteristic of external locus of control. Turnover and Self esteem are negatively influenced. The main contribution of this study is to provide further understanding of the factors that could affect factor dysfunctional behavior of the auditor which can be used as a consideration in the decision making to avoid a decline in the quality of audits that result from dysfunctional behavior of auditors.
Kata Kunci : Penerimaan Perilaku Disfungsional Audit, Pengendalian Diri, Keinginan Berpindah Kerja, Komitmen Organisasi, Harga Diri, Kinerja, dan Auditor BPK, Auditors Dysfunctional Audit behavior, locus of Control, Turnover Intention, Organizational Commitment, Self