Substitubilty of Agency Conflict Mechanisms: A Simultaneous Equation Analysis Insider Ownership Debt and Dividend Policies
Wilberforce,Turyasingura (Pembimbing :Dr. Eduardus Tandelilin, MBA), Dr. Eduardus Tandelilin, MBA
2000 | Tesis | S2 Management
Pemisahan kepemilikan dan pengendalian pada perusahaan moderen memunculkan dua pihak yaitu para manajer sebagai agen dan pemilik sebagai principal. Biasanya, agen tidak bertindak dalam cara yang sesuai dengan keinginan principal, dan hal ini menyebabkan munculnya konflik keagenan ekuitas. Menurut teori keagenan, ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini, antara lain: meningkatkan kepemilikan insider, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen. Beberapa penelitian tentang tiga kebijakan tersebut menemukan bahwa ada hubungan saling ketergantungan antara ketiga kebijakan tersebut. Penelitian ini dibangun berdasarkan hubungan tersebut untuk menguji apakah kebijakan finansial, yaitu kebijakan hutang dan kebijakan dividen dapat disubstitusikan dengan kebijakan non finansial yakni kepemilikan insider, dalam rangka mengatasi konflik keagenan.Dengan menggunakan analisis persamaan simultan terhadap data cross sectional , hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi substitusi antara kebijakan hutang dan kepemi likan insider. Tetapi, hubungan yang sama tidak terjadi antara kebijakan dividen dan kepemilikan insider. Hal ini didukung oleh adanya hubungan non monotonis antara dividen dan kepemilikan insider. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dalam mengatasi masalah konflik keagenan ekuitas, penggunaan
hutang akan memicu konflik keagenan hutang.
The separation of ownership and control in modem corporations creates two parties namely the managers who are the agents and the owners who are the principals. Usually, the agents do not work in the interests of the principals, which leads to the equity agency conflict. Agency theory suggests several ways of reducing this agency conflict which include increased insider ownership, debt policy and dividend policy among others. Several researches on these three policies have revealed an interdependent relationship among them. This study builds on this relationship to test whether the financial policies - debt and dividend policies can be substitutes for increased insider ownership in an effort to control agency conflict.
Using a simultaneous equation analysis on cross sectional firm data, the results indicate that there occurs substitutability between debt and insider ownership but no such relationship was found between dividend and insider ownership . This is supported by the non-monotonic relationship between dividend policy and insider ownership. The findings also point to the fact that in a bid to control equity agency conflict , the use of debt exacerbates the debt agency conflict.
Kata Kunci : persamaan simultan, konflik keagenan, kepemilikan insider, kebijakan hutang, kebijakan dividen.