ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PEMBERIAN KREDIT OLEH PERBANKAN DAN PERGERAKAN HARGA SAHAM (STUDI EMPIRIS DI INDONESIA 2005:7-2013:1
WIDYATMOKO, EMIR F (Adv.: A. Tony PrasetIantono, Ph.D), A. Tony PrasetIantono, Ph.D
Penelitian ini merupakan studi empiris yang membahas hubungan antara perilaku pemberian kredit oleh perbankan terhadap pergerakan harga saham. Bila melihat kembali pada tahun krisis keuangan global 2008, di Amerika Serikat terdapat fenomena di mana seolah-olah gagal bayarnya instrumen keuangan subprime mortage mempengaruhi indeks Dow Jones Industrial Average sebesar 53 persen dalam waktu 1,5 tahun. Berdasarkan literatur-literatur sebelumnya, fenomena hubungan antara kredit perbankan dan harga saham diperoleh beberapa hasil. Penelitian di Jepang 1994 dan Malaysia 2006 memperoleh hasil bahwa terdapat hubungan kausalitas positif satu arah dari harga saham kepada kredit. Sedangkan, penelitian di Malaysia 2012 memperoleh hasil bahwa tidak ada hubungan kausalitas antara harga saham dan kredit.
Penelitian ini akan berfokus pada perilaku pemberian kredit oleh perbankan yang diproksikan dengan total kredit bank umum di Indonesia. Selain itu, pergerakan harga saham akan diproksikan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) karena mencakup keseluruhan nilai saham di Indonesia. Hubungan antara kedua variabel ini akan diukur menggunakan model vector autoregression (VAR) dan Granger Causality. Adapun hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan kausalitas, baik itu dari harga saham terhadap kredit, maupun dari kredit terhadap harga saham. Salah satu alasannya adalah karena adanya intervensi dari otoritas moneter di Indonesia yang menurunkan tingkat suku bunga acuan untuk mengimbangi tingkat inflasi yang rendah.
Hasil IRF menunjukkan bagaimana respons dari variabel kredit negatif terhadap harga saham pada periode satu dan positif pada periode dua. Hasil FEDV menunjukkan bagaimana kontribusi varians pada harga saham pada periode satu dan berasal dari variabel itu sendiri. Kontribusi varians pada variabel kredit pada periode satu adalah variabel kredit sendiri dan pada periode dua adalah BI rate.
This research is an empirical study about the relationship between credit behavior by banking and fluctuation of stock price. If we take a look to global financial crisis in 2008, there was a phenomenon in US where the payment failure of financial instrument subprime mortgage affected Dow Jones Industrial Average index by 53 percent in 1,5 years. Based on prior studies, there was different result found in several countries. Research in Japan 1994 and Malaysia 2006 concluded that there is one-direction positive causality relationship form stock price to credit behavior. While research in Malaysia 2012 found out that there is no relationship between the two matters.
This research will be focused on credit behavior given by the bank proxied by the toal amount of credit given by the banks in Indonesia. Besides, the fluctuation of stock price will be proxied by IHSG because it included all stock prices in Indonesia. The relationship between these variables will be measured by VAR model and Granger Causality. The result proves that there is no causality relationship, both directions. One of the main reason is that the intervention given by the Indonesian monetary authorities who decrease BI rate in order to keep up with the low inflation number.
The IRF result showed the response of negative credit variable to the stock price on 1st period and positive on 2nd period. EFDV result showed the contribution of stock price variance on 1st period and sourced from its own. The variances contribution on 1st period is the credit itself and on 2nd period is BI rate.
Kata Kunci : bank credit, stock price, causality, vector autoregression (VAR), Granger causality, kredit perbankan, harga saham, hubungan kausalitas.