Analisis Hubungan Otonomi Guru Terhadap Kepuasan Kerja dengan Stress Sebagai Variabel Pemoderasi (studi pada Guru SD di Wilayah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta)
WIDODO, AGUS ASHARI NOOR (pembimbing: Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D.), Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D.
Otonomi guru adalah upaya untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja, profesionalisme, dan pemberdayaan, serta solusi untuk mengurangi stres. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis: (1) hubungan langsung dan positif antara otonomi guru dan kepuasan kerjanya, (2) hubungan negatif antara otonomi guru dan stres kerjanya, (3) hubungan negatif antara stres kerja dan kepuasan kerjanya, dan (4) hubungan tidak langsung antara otonomi guru dan kepuasan kerjanya yang dimediasi oleh stres kerja.
Penelitian ini dilakukan di tujuh sekolah dasar (negeri dan swasta) di Wilayah Kabupaten Sleman, dengan mangambil sampel sejumlah 109 guru sebagai responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metoda non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji korelasi, regresi sederhana dan berganda, serta analisis jalur dengan software program SPSS 17.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara otonomi guru dengan kepuasan kerjanya, (2) terdapat hubungan negatif dan signifikan antara otonomi guru dengan stres kerjanya, (3) terdapat hubungan negatif dan signifikan antara stres kerja dengan kepuasan kerja guru, dan (4) terdapat hubungan tidak langsung antara otonomi guru dengan kepuasan kerjanya yang dimediasi oleh stres kerja (mediasi parsial). Sebagai tambahan, didapatkan nilai rata-rata ketiga variabel, yang menunjukkan bahwa guru sekolah dasar di Wilayah Kabupaten Sleman mengalami tingkat otonomi yang sedang, stres kerja yang rendah, dan kepuasan kerja yang tinggi.
Teacher autonomy is an effort to increase work motivation and satisfaction, professionalism, and empowerment, and as well as solution to decrease stress. The aims of study are to test and analyze: (1) the direct and positive relationship of teacher autonomy and their job satisfaction, (2) the negative relationship of teacher autonomy and their job stress, (3) the negative relationship of job stress and their job satisfaction, and (4) the indirect relationship of teacher autonomy and their job satisfaction that mediated by job stress.
The study is held to seven elementary school (public and private) in Sleman Regency Region, by taking sample amount 109 teachers as respondent. The sampling technique used non-probability sampling method with purposive sampling approach. The data that obtained in this study are analyzed by using correlation test, simple and multiple regressions, and path analysis by SPSS 17.0 software program.
The result pointed out that: (1) have a positive and significant relationship between teacher autonomy and job satisfaction, (2) have a negative and significant relationship between teacher autonomy and job stress, (3) have a negative and significant relationship between job stress and job satisfaction, and (4) have a indirect relationship between teacher autonomy and job satisfaction that mediated by job stress (partially mediated). In addition, founded value of Mean of the three variables, who indicated that teachers of elementary schools in Sleman Regency Region have experiencing moderate level of autonomy, low job stress, and high job satisfaction, respectively.
Kata Kunci : autonomy, job stress, job satisfaction, teacher, otonomi, stres kerja, kepuasan kerja, guru