Laporkan Masalah

PENGARUH STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN TERHADAP EFISIENSI USAHA SUPERMARKET DAN DEPARTMENT STORE DI SURABAYA

Widi Hidayat (Adv. Drs. Mardiasmo, MBA), Drs. Mardiasmo, MBA

1993 | Tesis | S2 Accounting

ABSTRAKSI

Keberhasilan suatu perusahaan pada umumnya ditandai dengan kemampuan manajemen melihat kesempatan di masa yang akan datang, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, salah sate tugas manajemen adalah dapat mengendalikan operasioanl perusahaannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Efisiensi usaha merupakan ukuran untuk menilai kesuksesan manajemen suatu perusahaan.

Bisnis eceran, telah mengalami perkembangan sangat pesa, ditinjau dari segi kuantitas maupun pelayanan kepada konsumen. Berdasar skala modal, Biro Pusat Statistik (BPS) membagi bisnis eceran menjadi S skala yaitu raksasa, besar, menengah, kecil, mini dan gurem. Usaha supermarket dan department store merupakan bagian dari bisnis eceran dalam skala menengah, besar dan raksasa.

Pengendalian intern, telah mengalami evolusi baik pengertian maupun elemen-elemennya. Sebelum tahun 1989, pengertian pengendalian intern sebagai suatu sistem mengacu pada pengertian pengendalian intern menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA). Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), juga mengadaptasi pengertian pengendalian intern dari AICPA. Dalam penenlitian ini, pengendalian intern merupakan suatu struktur yang terdiri dari 3 kelompok; control environment, accounting system, dan control procedures. Tiap-tiap kelompok terdiri dari beberapa elemen, jumlah seluruhnya 14 elemen.

Responden penelitian adalah perusahaan supermarket dan department store di Surabaya. Jumlah responden seluruhnya 37 perusahaan sesuai yang terdaftar di Departemen Perdagangan Kotamadya Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui daftar pertanyaan yang diisi oleh responden terdiri atas pertanyaan umum, pertanyaan beberapa rasio, pertanyaan tentang struktur pengendalian intern perusahaan, ranking elemen struktur pengendalian intern perusahaan dan komentar.

Setelah tes validitas dan reliabilitas selesai diproses, maka dilakukan analisis lebih lanjut dengan analisis regresi. Dengan analisis regresi diharapkan dapat diketahui pengaruh struktur pengendalian intern terhadap efisiensi usaha. Uji regresi dilakukan sebanyak 72 kali dengan rincian 24 kali untuk perusahaan tanpa dibedakan badan usaha, 24 kali untuk perusahaan badan usaha PT, dan 24 kali perusahaan bukan PT.

Hasil analisis regresi untuk perusahaan tanpa dibedakan badan usaha, ternyata yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha adalah elemen metode pengolahan data dan prosedur otorisasi. Jika dikelompokkan dalam control environment, accountting system dan control procedures, yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha adalah elemen struktur organisasi, praktik dan kebijakan personel, dan metode pengolahan data.

Hasil analisis regresi untuk perusahaan dengan badan usaha PT, ternyata yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha adalah elemen verifikasi internal yang independet. Jika dikelompokkan dalam control environment, accounting system dan control procedures, yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha adalah elemen metode pengolahan data.

Hasil analisis regresi untuk perusahaan bukan PT, ternyata yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha adalah elemen struktur organisasi, pencatatan jurnal dan buku besar, dan prosedur otorisasi. Jika dikelompokkan dalam control environment, accounting system dan control procedures, yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap efisiensi usaha adalah elemen praktik dan kebijakan personel, metode pengolahan data, metode pencatatan jurnal dan buku besar, prosedur otorisasi, pemisahan tugas dan pengendalian masukan.

Hasil penelitian, juga memperoleh temuan ikutan yaitu pendapat responden tentang arti penting struktur pengendalian intern bagi perusahaan supermarket dan department store. Elemen struktur organisasi, metode pengendalian manajemen, metode pemberian otorisasi dan pertanggungjawaban, filosofi manajemen dan bentuk operasi, dan pemisahan tugas adalah elemen-elemen yang paling penting dalam perusahaan supermarket dan department store menurut pendapat responden.

ABSTRACT

A business efficiency is a measurement to evaluate a success of a business management. To be efficient, management should control its business operation. In a company, an internal control is a tool of business management in dealing with its task above. For this reason, this study will focus on the impact of the elements of internal control to a business operation efficiency; especially, in retailing business.

The respondents were managers of supermarkets or department stores in Surabaya. Questionnaires that were used in data collection process consist of group questions related to general conditions, efficiency ratios, and internal control structure elements. By using a regression analysis, this study conducted tests for group of corporations (PT), non-corporations (CV and UD), and for both groups without differentiating between corporation and non-corporation.

Based on the test results, this study found that data processing methods and authorization procedures had a significant influenced to a business efficiency in both group, corporations and non-corporation together. In addition, if those internal control elements were grouped into control environment, accounting systems, and control procedures, several elements such as an organization structure, personnel policies, and data processing methods had a significant influenced to its efficiencies. The test results were also found that some elements were significant on a corporation group and non-corporation group by itself. Finally, this study presents the respondents' opinion about factors which had great effects to business operation efficiency.

Kata Kunci : struktur pengendalian intern, efisiensi usaha


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.